75+ Contoh Majas Pleonasme Keren (Bikin Kamu Mikir Dua Kali!)

Table of Contents

Hai, Sobat Pena! Pernah dengar majas pleonasme? Pasti pernah, deh! Majas yang satu ini sering banget kita pakai sehari-hari, lho. Kadang tanpa sadar kita menggunakan kata-kata yang berlebihan padahal intinya cuma satu. Nah, di artikel ini, kita bakal bahas tuntas tentang majas pleonasme, mulai dari pengertian, contoh-contoh keren, sampai tips penggunaannya. Siap-siap mikir dua kali sebelum ngomong, ya! 😉

Majas Pleonasme

Apa Sih Majas Pleonasme Itu?

Majas pleonasme adalah majas yang menguatkan makna suatu kata dengan menambahkan kata lain yang sebenarnya sudah tercakup dalam kata tersebut. Bisa dibilang, majas ini seperti menambahkan gula ke dalam teh manis, manisnya jadi dobel-dobel. Meskipun terkesan berlebihan, majas pleonasme bisa bikin kalimat jadi lebih hidup dan berkesan, lho. Tapi, kalau kebanyakan, malah bisa bikin kalimat jadi aneh dan nggak efektif.

Kenapa Kita Pakai Majas Pleonasme?

Ternyata, ada beberapa alasan kenapa kita sering pakai majas pleonasme, nih:

  • Penegasan: Untuk menekankan suatu hal agar lebih jelas dan mudah dipahami.
  • Gaya Bahasa: Biar kalimat terdengar lebih indah dan bervariasi.
  • Kebiasaan: Kadang kita pakai pleonasme tanpa sadar karena sudah terbiasa.

75+ Contoh Majas Pleonasme yang Bikin Geleng-Geleng Kepala

Nah, ini dia yang ditunggu-tunggu! Berikut ini 75+ contoh majas pleonasme yang sering kita dengar dalam percakapan sehari-hari. Siap-siap mikir dua kali, ya!

Kategori Manusia & Aktivitas:

  1. Turun ke bawah
  2. Naik ke atas
  3. Masuk ke dalam
  4. Keluar ke luar
  5. Mundur ke belakang
  6. Maju ke depan
  7. Kembali lagi
  8. Dia sendiri secara pribadi
  9. Para hadirin sekalian
  10. Setiap individu perorangan
  11. Berjalan kaki
  12. Melihat dengan mata kepala sendiri
  13. Mendengar dengan telinga sendiri
  14. Merasakan dengan hati sanubari
  15. Mengalami sendiri secara langsung
  16. Jatuh terjerembab
  17. Bangun berdiri
  18. Duduk di kursi
  19. Tidur terlentang
  20. Berlari kencang dengan cepat
  21. Berbisik pelan
  22. Berteriak keras
  23. Menyanyi dengan suara keras

Kategori Benda & Keadaan:

  1. Api yang menyala-nyala
  2. Air yang mengalir deras
  3. Hujan turun ke bumi
  4. Salju yang putih bersih
  5. Es yang dingin sekali
  6. Batu yang keras sekali
  7. Cahaya lampu yang terang benderang
  8. Gelap gulita
  9. Sepi senyap
  10. Ramai riuh rendah
  11. Bising ramai sekali
  12. Bau harum semerbak
  13. Bau busuk menyengat hidung
  14. Rasa manis legit
  15. Rasa asam kecut
  16. Bentuk bulat bundar
  17. Warna merah menyala

Kategori Waktu & Tempat:

  1. Saat ini juga
  2. Waktu yang lampau
  3. Masa depan yang akan datang
  4. Di tempat lokasi kejadian
  5. Dari tempat asal
  6. Ke tempat tujuan

(Dan masih banyak lagi! Silakan tambahkan di kolom komentar ya!)

  1. Membuka pintu lebar-lebar
  2. Menutup rapat-rapat
  3. Membersihkan hingga bersih sekali
  4. Mengisi penuh-penuh
  5. Mengosongkan sama sekali
  6. Memotong pendek-pendek
  7. Memanjangkan panjang-panjang
  8. Memperluas luas-luas
  9. Menyempitkan sempit-sempit
  10. Mengeraskan suara keras-keras
  11. Mempelan suara pelan-pelan
  12. Mempercepat laju cepat-cepat
  13. Memperlambat laju pelan-pelan
  14. Meningkatkan tinggi-tinggi
  15. Menurunkan rendah-rendah
  16. Menambahkan lebih banyak lagi
  17. Mengurangi sedikit demi sedikit
  18. Surat tertulis
  19. Benar-benar nyata
  20. Pasti sudah tentu
  21. Mutlak sudah pasti
  22. Sangat amat penting
  23. Betul-betul asli
  24. Hadiah cuma-cuma gratis
  25. Kembali pulang
  26. Turun anjlok ke bawah
  27. Naik meroket ke atas
  28. Membalik halaman ke belakang
  29. Membolak-balikkan halaman
  30. Rencana masa depan yang akan datang
  31. Peristiwa yang terjadi di masa lalu yang lampau
  32. Para tamu undangan yang diundang

Tips Menggunakan Majas Pleonasme

Biar nggak overdosis pleonasme, ikuti tips berikut ini:

  • Gunakan Secukupnya: Jangan terlalu banyak menggunakan majas pleonasme dalam satu kalimat atau paragraf.
  • Perhatikan Konteks: Pastikan penggunaan majas pleonasme sesuai dengan konteks dan tujuan penulisan.
  • Hindari Pengulangan yang Tidak Perlu: Pilih kata-kata yang tepat dan hindari pengulangan yang tidak perlu.

Kesimpulan

Majas pleonasme, meskipun terkesan berlebihan, ternyata punya peran penting dalam memperkaya bahasa kita. Dengan memahami dan menggunakannya dengan bijak, kita bisa membuat tulisan atau percakapan jadi lebih hidup dan berkesan. Nah, sekarang giliran kamu! Coba deh bikin kalimat dengan majas pleonasme versi kamu sendiri!

Berpikir

Jangan lupa share artikel ini ke teman-temanmu, ya! Dan tuliskan contoh majas pleonasme versi kamu di kolom komentar di bawah! Siapa tahu, contohmu bisa bikin orang lain mikir dua kali juga! 😉 Sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Posting Komentar