Bye-bye Iklan! Ini Trik Ampuh Hilangkan Iklan di HP Android & iPhone-mu
Siapa sih yang nggak sebel kalau lagi asyik main HP, tiba-tiba muncul iklan yang nutupin layar atau bikin lemot? Ganggu banget, kan? Ternyata, iklan di HP ini memang jadi salah satu keluhan paling umum buat para pengguna smartphone, baik Android maupun iPhone. Iklan ini bisa muncul dari mana-mana, mulai dari aplikasi yang baru diinstal, browser saat browsing, sampai di layar utama HP kamu.
Untungnya, ada beberapa cara jitu yang bisa kamu coba buat mengusir iklan-iklan bandel ini. Triknya lumayan gampang kok, asal kamu tahu di mana letak pengaturannya. Yuk, langsung aja kita bongkar cara menghilangkan iklan di HP Android dan iPhone kesayanganmu supaya pengalaman pakai HP jadi makin nyaman dan lancar tanpa gangguan iklan yang bikin emosi!
Tips Ampuh Menghilangkan Iklan di HP Android¶
Pengguna Android punya fleksibilitas lebih dalam mengatur banyak hal, termasuk urusan iklan. Iklan di Android bisa datang dari berbagai sumber, mulai dari aplikasi bawaan, aplikasi yang kamu unduh, sampai saat browsing di internet. Kita akan bahas cara mengatasinya satu per satu biar HP Android kamu bebas iklan mengganggu.
Mengusir Iklan yang Muncul di Home Screen atau Pop-up Mengambang¶
Pernah nggak lagi buka aplikasi biasa, eh tiba-tiba ada iklan nongol di atas aplikasi itu atau bahkan di layar utama? Iklan jenis ini biasanya disebabkan oleh aplikasi nakal yang meminta izin khusus untuk “tampil di atas” aplikasi lain atau “draw over other apps”. Izin ini seharusnya buat fitur penting, tapi disalahgunakan buat nampilin iklan.
Cara mematikannya cukup mudah. Kamu perlu cek aplikasi mana yang punya izin ini dan mematikannya. Berikut langkah-langkah umumnya yang bisa kamu ikuti di kebanyakan HP Android.
- Sentuh dan tahan ikon aplikasi yang dicurigai atau yang baru saja kamu unduh sebelum iklan mulai muncul. Biasanya akan muncul pop-up kecil.
- Pilih opsi Info Aplikasi atau ikon huruf ‘i’ dalam lingkaran. Ini akan membawa kamu ke halaman detail pengaturan aplikasi tersebut.
- Di halaman info aplikasi, cari opsi yang berkaitan dengan izin tampilan, biasanya namanya Tampilkan di atas (Appear on top) atau Gambar di atas aplikasi lain (Draw over other apps).
- Ketuk opsi tersebut, lalu matikan izinnya. Pastikan tombol atau toggle di posisi off.
Setelah izin ini dimatikan, aplikasi tersebut nggak akan bisa lagi menampilkan iklan pop-up yang mengambang di atas aplikasi lain atau di layar utama. Kalau iklannya masih muncul, berarti ada aplikasi lain yang juga punya izin serupa. Ulangi langkah ini untuk aplikasi-aplikasi yang mencurigakan, terutama yang baru saja kamu pasang atau aplikasi gratisan yang sering menampilkan iklan.
Memblokir Iklan Saat Browsing di Google Chrome¶
Browser adalah sarang iklan, mulai dari pop-up yang tiba-tiba muncul sampai iklan yang nutupin konten artikel. Google Chrome di Android punya fitur pemblokir iklan bawaan yang lumayan efektif untuk menghalau iklan-iklan yang paling mengganggu, terutama pop-up dan redirect. Mengatur ini bisa bikin pengalaman browsing kamu jadi jauh lebih nyaman.
Fitur pemblokir ini fokus pada jenis iklan yang dianggap mengganggu standar Better Ads Standards. Memang tidak semua iklan akan hilang, tapi setidaknya iklan yang paling agresif bisa teratasi. Kamu bisa atur pemblokir ini dari menu Pengaturan di Chrome.
- Buka aplikasi Google Chrome di HP Android kamu.
- Ketuk ikon tiga titik vertikal di pojok kanan atas layar untuk membuka menu opsi.
- Dari menu yang muncul, pilih Setelan (Settings) untuk masuk ke halaman pengaturan Chrome.
- Gulir ke bawah dan cari bagian Setelan situs (Site settings). Ketuk opsi ini.
- Di dalam Setelan situs, cari dan pilih menu Pop-up dan pengalihan (Pop-ups and redirects).
- Pastikan toggle untuk Pop-up dan pengalihan dalam posisi mati atau diblokir. Ini akan mencegah situs membuka jendela pop-up baru atau mengalihkan kamu ke halaman lain secara otomatis.
- Kembali ke halaman Setelan situs sebelumnya, lalu cari opsi Iklan (Ads). Opsi ini memungkinkan Chrome memblokir iklan yang mengganggu di situs-situs tertentu.
- Ketuk menu Iklan dan pastikan toggle-nya dalam posisi mati atau diblokir. Dengan mengaktifkan ini, Chrome akan mencoba memblokir iklan yang dianggap mengganggu berdasarkan standar yang ditentukan.
Dengan mengatur kedua opsi ini di Chrome, kamu akan melihat pengurangan signifikan pada iklan pop-up dan iklan mengganggu lainnya saat browsing. Jika ada situs yang menampilkan iklan yang tetap lolos, kadang kamu perlu mencoba cara lain atau menggunakan ekstensi pemblokir iklan (meskipun ekstensi browser di Chrome mobile terbatas dibandingkan desktop).
Menggunakan DNS Pribadi (Private DNS)¶
Ini adalah salah satu trik paling ampuh dan disukai banyak pengguna Android versi baru (Android 9 Pie ke atas) untuk memblokir iklan di seluruh sistem, tidak hanya di browser. Dengan menggunakan DNS Pribadi, kamu mengarahkan permintaan koneksi internet HP kamu melalui server DNS yang punya daftar hitam (blacklist) server iklan. Jadi, setiap kali HP mencoba memuat iklan dari server yang diblokir, permintaan itu akan gagal.
Mengatur DNS Pribadi sangat efektif karena bekerja di level jaringan, mempengaruhi semua aplikasi yang terhubung ke internet. Kelebihannya, kamu tidak perlu menginstal aplikasi tambahan yang bisa menguras baterai atau meminta banyak izin. Kamu hanya perlu memasukkan nama host penyedia DNS pribadi yang menawarkan fitur pemblokiran iklan.
Berikut cara mengaturnya:
- Buka aplikasi Setelan di HP Android kamu.
- Cari pengaturan yang berkaitan dengan koneksi atau jaringan. Biasanya ada di bagian Jaringan & internet (Network & internet) atau Koneksi (Connections).
- Di dalam pengaturan jaringan, cari opsi DNS Pribadi (Private DNS). Kadang opsi ini tersembunyi di bagian Lanjutan (Advanced) atau Pengaturan Koneksi Lainnya (More connection settings).
- Pilih opsi Nama host penyedia DNS pribadi (Private DNS provider hostname). Jangan pilih Otomatis (Automatic) atau Mati (Off).
- Masukkan nama host dari penyedia DNS pribadi yang menyediakan layanan pemblokiran iklan. Beberapa contoh yang populer adalah:
dns.adguard.comdns.google(ini DNS Google, kurang efektif blokir iklan spesifik tapi cepat dan aman)dot.nl.ahadns.net
- Setelah memasukkan nama host, ketuk Simpan (Save). HP kamu akan mencoba terhubung ke server DNS tersebut. Jika berhasil, koneksi internet kamu sekarang melewati server DNS yang memblokir iklan.
Jika nama host yang kamu masukkan salah atau servernya tidak responsif, HP kamu akan memberitahu bahwa tidak dapat terhubung. Kamu bisa coba nama host lain dari daftar yang tersedia online. Efektivitas blokir iklan bisa bervariasi tergantung penyedia DNS yang kamu pilih. DNS Pribadi ini sangat efektif untuk memblokir iklan di aplikasi dan browser secara menyeluruh.
Mengidentifikasi Aplikasi Penyebab Iklan Pop-up¶
Kadang, iklan pop-up yang muncul terus-menerus datang dari satu atau dua aplikasi “nakal” yang baru kamu instal. Aplikasi gratisan, terutama game atau utilitas sederhana dari sumber yang tidak jelas, seringkali menyisipkan iklan pop-up yang mengganggu. Cara mengidentifikasinya bisa sedikit tricky karena iklannya tidak selalu muncul saat kamu membuka aplikasi tersebut.
Salah satu trik untuk mengetahui aplikasi mana yang menyebabkan iklan pop-up adalah dengan melihat aplikasi apa yang terakhir berjalan saat iklan muncul. Beberapa HP Android terbaru memiliki fitur untuk melihat riwayat notifikasi atau aktivitas aplikasi. Jika tidak, kamu bisa coba mengingat-ingat aplikasi apa yang baru saja kamu buka atau instal sebelum iklan muncul.
Cara paling efektif adalah dengan mencopot (uninstall) aplikasi yang paling kamu curigai satu per satu.
- Jika iklan pop-up muncul, coba perhatikan apakah ada nama aplikasi yang muncul di bagian atas iklan (meskipun seringkali tidak ada).
- Buka Setelan > Aplikasi atau Manajer Aplikasi.
- Telusuri daftar aplikasi yang terinstal di HP kamu. Perhatikan aplikasi yang terlihat mencurigakan, punya nama aneh, atau aplikasi gratisan yang baru saja kamu pasang.
- Ketuk nama aplikasi yang kamu curigai, lalu pilih Copot pemasangan (Uninstall).
- Restart HP kamu setelah mencopot aplikasi.
- Pantau HP kamu selama beberapa jam atau sehari. Jika iklannya tidak muncul lagi, berarti aplikasi yang baru saja kamu copot itulah pelakunya. Jika masih muncul, ulangi proses ini untuk aplikasi lain yang kamu curigai.
Aplikasi yang menyebabkan iklan pop-up seringkali meminta izin berlebihan saat instalasi. Selalu hati-hati saat menginstal aplikasi, terutama yang meminta izin untuk “tampil di atas”, mengakses data sensitif yang tidak relevan dengan fungsinya, atau aplikasi dari luar Play Store.
Mengatur Izin Aplikasi Secara Spesifik¶
Selain izin “tampil di atas”, beberapa aplikasi mungkin menyalahgunakan izin lain untuk menampilkan iklan, meskipun ini lebih jarang terjadi. Namun, secara umum, meninjau dan membatasi izin aplikasi adalah praktik keamanan dan privasi yang baik. Kamu bisa memastikan tidak ada aplikasi yang punya izin akses yang tidak perlu.
Cara mengecek dan mengatur izin aplikasi:
- Buka Setelan > Aplikasi atau Manajer Aplikasi.
- Ketuk aplikasi yang ingin kamu periksa izinnya.
- Pilih Izin (Permissions).
- Tinjau daftar izin yang diminta aplikasi. Matikan izin yang menurut kamu tidak diperlukan oleh fungsi utama aplikasi tersebut. Misalnya, aplikasi game sederhana tidak perlu akses ke kontak atau lokasi kamu.
- Selain itu, kembali ke halaman info aplikasi dan periksa Penggunaan data (Data usage) atau Baterai (Battery). Aplikasi yang terus-menerus menampilkan iklan di latar belakang bisa menunjukkan penggunaan data atau baterai yang tidak wajar.
Meskipun ini tidak langsung menghilangkan iklan, membatasi izin bisa mengurangi potensi aplikasi untuk berbuat “nakal” di latar belakang dan membantu kamu mengidentifikasi aplikasi yang boros sumber daya karena menampilkan iklan.
Mematikan Notifikasi Iklan¶
Beberapa aplikasi atau website (melalui browser) seringkali meminta izin untuk mengirim notifikasi. Notifikasi ini bisa disalahgunakan untuk mengirim spam atau bahkan iklan langsung ke bar notifikasi HP kamu. Notifikasi iklan ini sangat mengganggu karena seringkali muncul tiba-tiba dan menumpuk.
Mematikan notifikasi dari aplikasi atau website tertentu bisa sangat membantu.
- Saat notifikasi iklan muncul, sentuh dan tahan notifikasi tersebut di bar notifikasi. Biasanya akan muncul opsi pengaturan notifikasi untuk aplikasi atau website tersebut.
- Ketuk ikon Setelan (gerigi) atau opsi Matikan notifikasi (Turn off notifications).
- Ini akan membawa kamu ke pengaturan notifikasi spesifik untuk aplikasi atau website tersebut. Dari sini, kamu bisa mematikan semua notifikasi dari sumber itu atau hanya mematikan kategori notifikasi tertentu yang berisi iklan.
- Pilih untuk memblokir semua notifikasi dari aplikasi atau website tersebut.
Alternatifnya, kamu bisa pergi ke Setelan > Aplikasi & notifikasi (Apps & notifications) > Notifikasi. Dari sana, kamu bisa melihat daftar aplikasi yang paling sering mengirim notifikasi dan mematikan notifikasi dari aplikasi yang kamu curigai mengirim iklan. Untuk notifikasi dari website (melalui Chrome atau browser lain), kamu bisa mengaturnya di Setelan browser, biasanya di bagian Setelan situs > Notifikasi.
Mengelola Iklan yang Dipersonalisasi (Akun Google)¶
Google menampilkan iklan di berbagai layanannya, termasuk aplikasi dan situs web yang menggunakan jaringan iklan Google. Iklan ini seringkali dipersonalisasi berdasarkan aktivitas online kamu, termasuk pencarian, video YouTube yang ditonton, atau lokasi. Meskipun mematikan personalisasi iklan tidak akan menghilangkan iklan sepenuhnya, iklan yang ditampilkan tidak akan lagi disesuaikan dengan minat kamu, yang mungkin terasa kurang mengganggu bagi sebagian orang.
Kamu bisa mengatur preferensi iklan ini melalui Akun Google kamu:
- Buka Setelan di HP Android kamu.
- Gulir ke bawah dan pilih Google.
- Ketuk Kelola Akun Google Anda (Manage your Google Account).
- Pilih tab Data & privasi (Data & privacy).
- Gulir ke bawah ke bagian Setelan iklan (Ad settings).
- Ketuk Pusat Iklan Saya (My Ad Center).
- Di sini, kamu bisa melihat topik iklan yang kamu minati dan menonaktifkan personalisasi iklan. Pastikan tombol Personalisasi iklan (Ad personalization) dalam posisi mati.
Mematikan personalisasi iklan hanya akan membuat iklan yang kamu lihat jadi lebih umum, bukan berarti jumlah iklan akan berkurang. Namun, beberapa orang merasa iklan yang tidak dipersonalisasi lebih tidak “mengintip” dan karenanya tidak begitu mengganggu.
Tips Ampuh Menghilangkan Iklan di iPhone¶
Pengguna iPhone juga tidak luput dari gangguan iklan, meskipun sistem iOS cenderung lebih tertutup dan terkontrol dibandingkan Android, sehingga jenis iklan pop-up sistem yang “nakal” lebih jarang terjadi. Iklan di iPhone biasanya muncul di dalam aplikasi gratis, di browser Safari, atau sebagai iklan yang dipersonalisasi oleh Apple di layanan mereka seperti App Store atau Berita.
Berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi atau memblokir iklan di iPhone kamu.
Memblokir Iklan Berbasis Lokasi¶
Beberapa aplikasi atau layanan iklan mungkin menggunakan data lokasi kamu untuk menampilkan iklan yang relevan dengan tempat kamu berada. Misalnya, iklan toko atau restoran di dekat lokasi kamu. Jika kamu merasa ini mengganggu privasi atau tidak ingin melihat iklan seperti itu, kamu bisa membatasi akses aplikasi atau layanan ke lokasi kamu.
Cara memblokir iklan berbasis lokasi:
- Buka aplikasi Pengaturan (Settings) di iPhone kamu.
- Gulir ke bawah dan ketuk Privasi & Keamanan (Privacy & Security). Catatan: Pada iOS versi lama, mungkin namanya hanya Privasi (Privacy).
- Pilih Layanan Lokasi (Location Services).
- Di sini, kamu punya beberapa opsi:
- Matikan Layanan Lokasi sepenuhnya: Ini akan mematikan akses lokasi untuk semua aplikasi. Ini sangat efektif tetapi juga akan menonaktifkan fitur-fitur penting seperti navigasi GPS, cuaca lokal, atau mencari HP yang hilang. Jadi, opsi ini mungkin terlalu ekstrem untuk sebagian besar pengguna.
- Atur izin lokasi per aplikasi: Gulir ke bawah untuk melihat daftar semua aplikasi yang meminta akses lokasi. Ketuk aplikasi seperti App Store atau News (jika terdaftar dan kamu menggunakannya) atau aplikasi lain yang kamu curigai menggunakan lokasi untuk iklan. Atur izin lokasinya menjadi Tidak Pernah (Never) atau Saat Menggunakan App (While Using the App) jika kamu masih ingin beberapa fungsi berbasis lokasi bekerja tapi tidak di latar belakang.
- Selain itu, gulir paling bawah di halaman Layanan Lokasi dan ketuk Layanan Sistem (System Services). Di sini, kamu bisa melihat layanan internal Apple yang menggunakan lokasi. Kamu bisa mematikan opsi Iklan Berbasis Lokasi Apple (Apple Location-Based Ads) jika ada.
Dengan membatasi akses lokasi, iklan yang ditampilkan oleh aplikasi atau layanan yang menggunakan data lokasi kamu seharusnya berkurang relevansinya atau bahkan tidak ditampilkan sama sekali jika mereka sangat bergantung pada lokasi akurat.
Mematikan Iklan yang Dipersonalisasi (Apple Ads)¶
Sama seperti Google, Apple juga menampilkan iklan yang dipersonalisasi di beberapa layanannya, seperti App Store, Apple News, dan Saham. Iklan ini menggunakan informasi dari akun Apple ID kamu (usia, jenis kelamin, lokasi perkiraan) serta data dari penggunaan layanan Apple (misalnya, pencarian di App Store atau artikel yang kamu baca di News) untuk menampilkan iklan yang lebih relevan.
Kamu punya kontrol untuk mematikan personalisasi iklan ini jika kamu tidak ingin Apple menggunakan data kamu untuk tujuan tersebut. Seperti iklan yang dipersonalisasi Google, mematikan ini tidak akan mengurangi jumlah iklan yang kamu lihat di layanan Apple, hanya membuat iklannya jadi tidak ditargetkan berdasarkan minat kamu.
Berikut cara mematikan iklan yang dipersonalisasi oleh Apple:
- Buka aplikasi Pengaturan (Settings) di iPhone kamu.
- Gulir ke bawah dan ketuk Privasi & Keamanan (Privacy & Security).
- Gulir paling bawah dan ketuk Pengiklanan Apple (Apple Advertising).
- Di halaman Pengiklanan Apple, kamu akan melihat penjelasan tentang bagaimana iklan dipersonalisasi.
- Matikan tombol atau toggle di sebelah opsi Iklan yang Dipersonalisasi (Personalized Ads).
Setelah ini dinonaktifkan, Apple tidak akan lagi menggunakan informasi tentang kamu untuk menampilkan iklan yang ditargetkan di layanan mereka. Iklan yang muncul akan bersifat generik. Penting dicatat bahwa mematikan ini tidak mempengaruhi iklan dari penyedia lain di luar jaringan iklan Apple, seperti iklan di aplikasi pihak ketiga atau di browser web.
Menggunakan Pemblokir Konten di Safari¶
Browser Safari di iPhone memungkinkan penggunaan Pemblokir Konten (Content Blockers). Ini adalah ekstensi pihak ketiga yang bisa kamu instal dari App Store untuk memblokir iklan, pelacak, pop-up, dan elemen lain yang mengganggu saat browsing di Safari. Menggunakan pemblokir konten adalah cara yang sangat efektif untuk membersihkan halaman web dari iklan.
Kamu perlu mencari dan mengunduh aplikasi pemblokir konten dari App Store terlebih dahulu. Ada banyak pilihan, baik yang gratis maupun berbayar, seperti AdGuard, 1Blocker, atau Wipr. Setelah mengunduh aplikasinya, kamu perlu mengaktifkannya di pengaturan Safari.
Berikut cara mengaktifkan Pemblokir Konten di Safari:
- Unduh aplikasi Pemblokir Konten dari App Store (misalnya, cari “ad blocker” atau “content blocker”).
- Buka aplikasi Pengaturan (Settings) di iPhone kamu.
- Gulir ke bawah dan ketuk Safari.
- Di dalam pengaturan Safari, gulir ke bawah ke bagian Umum (General) dan ketuk Ekstensi (Extensions) atau Pemblokir Konten (Content Blockers).
- Di halaman ini, kamu akan melihat daftar pemblokir konten yang telah kamu instal. Aktifkan pemblokir konten yang ingin kamu gunakan dengan menggeser tombol di sebelahnya ke posisi aktif/hijau.
- Kamu bisa mengaktifkan lebih dari satu pemblokir konten, tetapi mengaktifkan terlalu banyak kadang bisa menyebabkan masalah kompatibilitas di beberapa situs web.
Setelah diaktifkan, pemblokir konten akan bekerja secara otomatis saat kamu browsing menggunakan Safari, membersihkan halaman web dari iklan, pop-up, dan pelacak, membuat halaman dimuat lebih cepat dan terlihat lebih rapi.
Mengatur Notifikasi¶
Seperti di Android, notifikasi juga bisa menjadi sumber iklan atau spam yang mengganggu di iPhone. Aplikasi atau website (melalui Safari atau browser lain) bisa meminta izin untuk mengirim notifikasi, dan izin ini bisa disalahgunakan untuk mengirim konten promosi atau iklan.
Mematikan notifikasi dari sumber yang mengirim iklan sangat disarankan.
- Saat notifikasi iklan muncul di layar kunci atau Pusat Pemberitahuan (Notification Center), geser notifikasi tersebut ke kiri.
- Ketuk opsi Kelola (Manage) atau Opsi (Options).
- Kamu akan diberikan pilihan untuk mematikan notifikasi dari aplikasi atau website tersebut sepenuhnya, mengirimkannya secara diam (tanpa suara atau getar dan tidak muncul di Layar Kunci), atau masuk ke Pengaturan Notifikasi yang lebih detail.
- Pilih untuk Matikan (Turn Off) semua notifikasi dari sumber tersebut.
Alternatifnya, kamu bisa mengatur notifikasi melalui aplikasi Pengaturan:
- Buka aplikasi Pengaturan (Settings) di iPhone kamu.
- Ketuk Pemberitahuan (Notifications).
- Gulir ke bawah untuk melihat daftar semua aplikasi yang terinstal. Ketuk aplikasi yang kamu curigai mengirim notifikasi iklan.
- Di pengaturan notifikasi aplikasi tersebut, matikan tombol Izinkan Pemberitahuan (Allow Notifications).
Untuk notifikasi dari website di Safari, kamu bisa mengaturnya di Pengaturan > Safari > Pemberitahuan (Notifications) di bagian Pengaturan Situs (Settings for Websites). Di sana kamu bisa melihat daftar website yang diizinkan mengirim notifikasi dan mengubah pengaturannya menjadi Tolak (Deny).
Kenapa Sih Iklan Muncul Terus?¶
Iklan muncul terus-menerus karena ini adalah model bisnis utama bagi banyak aplikasi dan layanan online, terutama yang bersifat gratis. Developer aplikasi atau pemilik website mendapatkan uang dari penayangan iklan. Ada berbagai jaringan iklan yang menghubungkan pemasang iklan dengan publisher (developer/pemilik website).
Iklan bisa muncul dari berbagai sumber:
- Aplikasi Gratis: Sebagian besar aplikasi gratis mengandalkan iklan sebagai pendapatan.
- Browser: Website yang kamu kunjungi menampilkan iklan, dan terkadang iklan ini bisa berupa pop-up atau mengganggu.
- Aplikasi Nakal: Beberapa aplikasi, terutama yang diunduh dari sumber tidak resmi atau developer yang tidak bertanggung jawab, sengaja menyisipkan iklan pop-up di luar aplikasi itu sendiri atau di layar utama.
- Pengaturan Notifikasi: Beberapa aplikasi atau website meminta izin notifikasi, lalu menyalahgunakannya untuk mengirim iklan langsung ke pusat notifikasi.
- Iklan yang Dipersonalisasi: Google dan Apple menampilkan iklan di layanan mereka berdasarkan data pengguna untuk relevansi yang lebih tinggi.
Mengetahui sumber iklan membantu kamu menentukan metode mana yang paling efektif untuk mengatasinya. Seringkali, kombinasi beberapa metode di atas diperlukan untuk membersihkan HP dari iklan yang mengganggu.
Pentingnya Menghilangkan Iklan¶
Mengurangi atau menghilangkan iklan di HP bukan cuma soal kenyamanan lho. Ada beberapa manfaat lain yang nggak kalah penting:
- Performa HP Lebih Cepat: Iklan, terutama pop-up dan video, memakan sumber daya HP, seperti RAM dan daya prosesor. Menghilangkan iklan bisa membuat aplikasi dan browsing terasa lebih lancar dan responsif.
- Hemat Baterai: Menampilkan iklan membutuhkan daya baterai, apalagi iklan yang terus-menerus refresh atau memuat video. Dengan memblokir iklan, HP kamu nggak perlu bekerja keras untuk me-render iklan, sehingga baterai jadi lebih awet.
- Hemat Kuota Data: Iklan dimuat menggunakan kuota data internet kamu. Iklan, terutama yang berupa video atau gambar beresolusi tinggi, bisa menguras kuota data dengan cepat. Memblokir iklan berarti kamu hanya memuat konten yang benar-benar kamu inginkan, sehingga kuota lebih hemat.
- Peningkatan Privasi: Banyak jaringan iklan menggunakan pelacak (tracker) untuk memantau aktivitas online kamu dan menampilkan iklan yang dipersonalisasi. Menggunakan pemblokir iklan atau mengatur setelan privasi bisa membantu mengurangi pelacakan ini.
- Pengalaman Pengguna Lebih Baik: Jelas, HP tanpa iklan yang mengganggu itu jauh lebih menyenangkan dipakai. Tidak ada lagi jeda saat menunggu iklan selesai atau tidak sengaja mengklik iklan yang mengarahkan ke situs lain.
Meskipun developer aplikasi gratis berhak mendapatkan pendapatan dari iklan, sebagai pengguna, kamu juga berhak mendapatkan pengalaman menggunakan HP yang nyaman dan aman. Menggunakan metode-metode di atas adalah cara sah untuk mengontrol jenis dan frekuensi iklan yang kamu lihat.
Itu dia beberapa trik ampuh yang bisa kamu coba buat mengusir iklan bandel dari HP Android dan iPhone kamu. Ingat, mungkin kamu perlu mencoba beberapa metode sekaligus untuk mendapatkan hasil terbaik, karena iklan bisa datang dari berbagai sumber.
Punya pengalaman atau trik lain buat ngilangin iklan di HP? Yuk, share di kolom komentar di bawah! Pengalamanmu bisa membantu pengguna lain yang juga terganggu iklan.
Posting Komentar