Nggak Nyangka! Begini Cara Lihat Google Maps Jadul, Lagi Viral di TikTok!
Lagi heboh banget nih di media sosial, terutama di TikTok. Banyak pengguna yang seru-seruan pamer foto perbandingan Google Maps dari masa lalu sama yang paling baru sekarang. Seru banget kan, bisa nostalgia lihat tempat-tempat yang punya kenangan pas kita masih muda atau pas ada momen penting di sana?
Biasanya, foto Google Maps yang diunggah itu menunjukkan lokasi-lokasi yang bikin kangen. Misalnya, tempat nongkrong favorit waktu SMA di tahun 2013, atau lapangan tempat sering main bola sore-sore. Lewat fitur ini, kita bisa lihat gimana sih wujud tempat itu belasan tahun yang lalu.
Terus, foto jadul itu dibandingin sama tampilan Google Maps di tahun 2025 (atau yang paling update saat ini). Perubahannya kadang bikin kaget! Lapangan bola yang dulunya luas, sekarang udah jadi deretan ruko. Warung tempat beli jajan legendaris, tiba-tiba udah berganti jadi minimarket modern. Ini dia yang bikin tren ini viral, karena banyak yang relate sama perubahan di sekitar mereka.
Unggahan di TikTok itu biasanya dikasih keterangan yang bikin makin baper. Ada yang nulis, “Dulu sering banget jajan di sini pas pulang sekolah,” atau “Lapangan ini saksi bisu perjuangan gue main bola sampai maghrib.” Keterangan ini bikin pengikutnya ikut ngerasain nostalgia yang sama. Terus, di foto yang sekarang, dikasih info perubahannya, misalnya “Sekarang udah jadi pusat perbelanjaan…” atau “Warungnya udah nggak ada, diganti ini…”
Melihat perubahan drastis ini kadang bikin kita mikir, wah, waktu cepat banget ya berlalu. Nggak heran kalau banyak banget yang penasaran dan pengen nyobain sendiri fitur ini buat lihat lokasi-lokasi favorit mereka di masa lalu. Penasaran kan, gimana sih caranya biar bisa intip Google Maps dari tahun-tahun sebelumnya? Ternyata nggak susah kok!
Sebelum masuk ke cara ngintip masa lalu via Google Maps, kita kenalan dulu sedikit sama fitur kerennya yang memungkinkan ini: Street View. Fitur ini tuh kayak jendela ajaib yang bisa bawa kita jalan-jalan virtual di suatu tempat, lengkap dengan tampilan 360 derajat seolah kita beneran ada di sana. Google pakai mobil khusus dengan kamera super canggih, kadang juga pakai ransel kamera buat area pejalan kaki, sepeda, atau bahkan perahu, buat motret semua sudut jalan. Nah, rekaman foto-foto ini yang jadi basis data Street View.
Tapi tau nggak sih, ternyata Google nggak cuma nyimpen rekaman foto yang paling baru aja? Mereka juga menyimpan arsip dari kunjungan-kunjungan sebelumnya. Arsip inilah yang memungkinkan kita buat “time travel” dan lihat gimana sih penampakan lokasi tertentu di tahun-tahun yang udah lewat. Fitur “mesin waktu” Google Maps ini emang nggak semua orang tahu, makanya pas viral di TikTok, banyak yang langsung nyobain.
Yuk, langsung aja kita bedah langkah-langkah buat lihat Google Maps jadul yang lagi viral ini. Siap-siap buat bernostalgia ya!
Gampang Banget! Ini Dia Caranya Lihat Google Maps Jadul¶
Ini dia panduan lengkapnya buat kamu yang pengen nyobain lihat Google Maps dari tahun-tahun sebelumnya, biar bisa ikutan tren di TikTok atau sekadar buat seru-seruan nostalgia:
1. Buka Aplikasi Google Maps¶
Langkah pertama yang paling fundamental pastinya adalah membuka aplikasi Google Maps itu sendiri. Kamu bisa buka lewat browser di komputer atau laptop (versi desktop), atau langsung lewat aplikasinya di ponsel pintarmu. Kebanyakan ponsel Android udah ada Google Maps-nya dari awal, jadi tinggal cari aja ikonnya dan langsung buka.
Buat yang pakai iPhone atau iPad, tinggal unduh aja dari App Store kalau belum punya. Aplikasi Google Maps ini gratis kok. Kalau kamu lebih nyaman lihat di layar besar, buka aja website Google Maps di browser komputer atau laptop kamu. Intinya, pastikan kamu udah siap dengan aplikasi Google Maps, mau di HP atau di komputer.
2. Aktifin Fitur Street View¶
Setelah aplikasi Google Maps terbuka dan kamu sudah menemukan lokasi yang ingin kamu lihat versi jadulnya, langkah selanjutnya adalah mengaktifkan fitur Street View. Caranya beda tipis antara di komputer dan di ponsel, tapi intinya sama: cari cara buat masuk ke tampilan 360 derajat.
Di versi desktop, biasanya ada ikon persegi bertumpuk di pojok kanan atas peta. Kalau kamu klik ikon itu, akan muncul beberapa opsi tampilan peta, salah satunya adalah “Street View” yang logonya kayak orang-orangan warna oranye (sering disebut “Pegman”). Klik itu, dan nanti di peta akan muncul garis-garis biru atau titik-titik biru yang menunjukkan area mana aja yang punya data Street View. Kamu tinggal klik di garis atau titik biru di lokasi yang kamu mau.
Kalau di ponsel, cara paling gampang buat ngaktifin Street View adalah dengan mengetuk dan menahan (long press) di sebuah lokasi di peta sampai muncul pin merah. Setelah pin muncul, biasanya di bagian bawah layar akan ada informasi singkat tentang lokasi itu, dan kalau lokasi itu punya data Street View, akan muncul gambar kecil atau tulisan Street View yang bisa kamu klik untuk masuk ke tampilan 360 derajat. Atau, kamu juga bisa seret ikon Pegman (kalau kelihatan) ke lokasi yang kamu mau.
Setelah masuk ke tampilan Street View, kamu akan merasa seolah-olah sedang berdiri langsung di lokasi tersebut. Kamu bisa geser-geser layar untuk melihat sekeliling 360 derajat, dan ada panah di jalan yang bisa kamu klik untuk “berjalan” maju atau mundur.
3. Cari Opsi “Lihat Tanggal Lainnya”¶
Nah, ini dia bagian paling krusial buat “mesin waktu” kita. Saat kamu sudah masuk ke tampilan Street View di sebuah lokasi, perhatikan baik-baik bagian atas layar. Biasanya, di pojok kiri atas atau di bagian atas tampilan Street View, akan ada informasi tentang tanggal pengambilan gambar yang sedang kamu lihat.
Di samping tanggal itu, atau di bawahnya, kamu akan menemukan sebuah opsi yang sangat penting. Kalau Google Maps kamu pakai Bahasa Indonesia, tulisannya akan “Lihat tanggal lainnya”. Kalau pakai Bahasa Inggris, tulisannya “See more dates”. Opsi ini biasanya berupa teks berwarna biru atau ada ikon jam di dekatnya. Teks ini menandakan bahwa di lokasi tersebut, Google punya data Street View dari beberapa kunjungan atau rekaman di waktu yang berbeda-beda.
Klik pada tulisan “Lihat tanggal lainnya” itu. Setelah kamu klik, tampilan di bagian bawah layar (di ponsel) atau di bagian atas jendela (di desktop) akan berubah. Akan muncul deretan thumbnail atau gambar-gambar kecil dari lokasi yang sama, tapi diambil di tanggal yang berbeda-beda. Biasanya ditampilkan dalam bentuk timeline atau daftar yang bisa kamu geser-geser.
4. Pilih Tanggal yang Kamu Mau¶
Setelah deretan thumbnail dari berbagai tanggal muncul, ini saatnya buat bernostalgia! Kamu bisa melihat tanggal pengambilan gambar di setiap thumbnail. Geser timeline itu atau gulir daftar tanggal yang tersedia sampai kamu menemukan tahun atau tanggal yang ingin kamu lihat. Mungkin kamu ingin melihat tempat itu di tahun 2013, atau 2015, atau bahkan lebih tua lagi kalau datanya tersedia.
Setiap thumbnail mewakili tampilan Street View di lokasi persis saat gambar itu diambil pada tanggal tersebut. Begitu kamu menemukan tanggal yang pas dan bikin penasaran, langsung saja klik pada thumbnail foto tersebut.
Seketika, tampilan utama Street View di layar kamu akan berubah, menampilkan gambar dari tanggal yang baru saja kamu pilih. Gambar akan membesar dan mengisi layar, dan tanggal pengambilan gambar di pojok atas juga akan berubah sesuai dengan pilihanmu. Voila! Kamu sekarang sedang melihat Google Maps versi jadul dari lokasi tersebut!
Kamu bisa “berjalan-jalan” dan mengeksplorasi sekitar lokasi itu persis seperti saat kamu menggunakan Street View biasa, tapi dengan pemandangan dari masa lalu. Lihat detail-detail kecil yang mungkin sudah berubah: warna cat bangunan, jenis pohon di pinggir jalan, mobil yang parkir, atau bahkan gimana kondisi trotoar dan jalanannya. Kalau sudah puas bernostalgia dengan tampilan jadul, kamu bisa kembali ke tampilan terbaru dengan memilih tanggal yang paling baru dari timeline tadi.
Kenapa Fitur Ini Seru Banget?¶
Fitur melihat Google Maps jadul ini nggak cuma sekadar gimmick atau tren sesaat aja. Ada beberapa alasan kenapa fitur ini bisa jadi seru dan bermanfaat banget:
- Nostalgia Murni: Ini alasan paling utama dan bikin viral di TikTok. Kita bisa kembali ke tempat-tempat yang punya kenangan manis, lihat lagi rumah masa kecil, sekolah lama, tempat pacaran dulu, atau lokasi-lokasi penting lainnya. Rasanya kayak buka album foto digital raksasa dari seluruh dunia.
- Melihat Perkembangan Kota/Area: Fitur ini jadi alat yang ampuh banget buat ngelihat gimana sih sebuah area berkembang dari waktu ke waktu. Kamu bisa lihat lahan kosong yang berubah jadi gedung pencakar langit, area hijau yang jadi perumahan, atau sungai yang dinormalisasi. Ini memberikan perspektif yang menarik tentang perubahan lingkungan dan tata kota.
- Proyek Pribadi atau Riset: Buat kamu yang punya proyek pribadi mendokumentasikan sejarah suatu tempat atau bahkan buat riset akademik tentang perubahan geografis atau urbanisasi, data historis Street View ini bisa jadi sumber informasi visual yang berharga banget tanpa harus datang langsung ke lokasi.
- Mengingat Detil yang Lupa: Kadang kita lupa gimana sih tampilan persis sebuah tempat beberapa tahun lalu. Fitur ini bisa bantu kita ngingat kembali detail-detail kecil yang mungkin udah luput dari ingatan.
Ada Batasannya Juga Lho!¶
Meskipun fitur ini keren banget, ada beberapa hal yang perlu kamu tahu:
- Tidak Semua Lokasi Punya Data Historis: Fitur “Lihat tanggal lainnya” ini hanya muncul di lokasi-lokasi yang sudah beberapa kali dilalui atau direkam oleh mobil atau alat Street View Google. Jadi, di area-area yang jarang di-update atau belum pernah direkam ulang, opsi ini mungkin nggak ada.
- Rentang Waktu Berbeda: Ketersediaan data historis bervariasi tergantung lokasi. Ada yang datanya lengkap dari tahun 2007-2008 sampai sekarang dengan banyak update, ada juga yang cuma punya 2-3 data jepretan di rentang waktu yang jauh. Jangan kecewa kalau tempat yang kamu cari nggak punya banyak data jadul ya.
- Kualitas Gambar: Gambar dari tahun-tahun awal Street View mungkin kualitasnya nggak sebagus rekaman terbaru karena teknologi kamera yang digunakan juga terus berkembang.
Meski ada batasannya, fitur ini tetap jadi cara yang asyik dan gampang buat ngintip masa lalu dari mana aja.
Tren di TikTok ini cuma salah satu bukti betapa kuatnya memori dan nostalgia, dan Google Maps ternyata bisa jadi jembatan digital buat kita kembali ke masa itu secara visual. Jadi, tunggu apa lagi?
Udah coba cek tempat favoritmu di masa lalu pakai Google Maps Jadul ini? Gimana, banyak perubahannya nggak? Ceritain dong pengalamanmu di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar