Jurassic World: Rebirth Mengguncang Kalimantan! Cek Jadwal Tayangnya di Sini!
Wah, buat kamu penggemar berat dinosaurus purba yang bikin tegang, pasti udah nggak sabar banget nunggu kelanjutan seri film Jurassic World, kan? Tenang, penantianmu berakhir! Di awal bulan Juli ini, film yang paling ditunggu-tunggu, Jurassic World: Rebirth, resmi tayang di layar lebar. Siap-siap disambut lagi sama raungan dan langkah kaki raksasa para makhluk prasejarah ini!
Kisah film ini mengambil latar waktu lima tahun setelah kejadian mencekam di Jurassic World: Dominion yang tayang tahun 2022 lalu. Kali ini, ceritanya fokus ke sebuah ekspedisi super berbahaya. Bayangin aja, kamu diajak menelusuri wilayah ekuator yang terpencil dan terisolasi banget. Tugas utamanya bukan jalan-jalan santai, tapi mengambil DNA dari tiga jenis dinosaurus besar yang hidup di sana.
Kenapa DNA dinosaurus? Ternyata, DNA mereka ini penting banget buat sebuah terobosan medis yang inovatif. Jadi, misi ini nggak cuma soal petualangan, tapi juga demi kemajuan ilmu pengetahuan yang bisa bawa manfaat buat umat manusia. Tapi ya gitu, dapetin DNA dari makhluk paling mematikan yang pernah ada di Bumi jelas bukan perkara mudah!
Film keren ini disutradarai sama Gareth Edwards, yang karyanya udah nggak diragukan lagi dalam film-film sci-fi yang mencekam. Deretan pemainnya juga bikin penasaran, ada nama-nama besar kayak Scarlett Johansson, Mahershala Ali, Jonathan Bailey, dan Rupert Friend. Kehadiran mereka pastinya menambah daya tarik dan jaminan akting yang memukau di tengah aksi menegangkan bareng para dino.
Sinopsis Film Jurassic World: Rebirth¶
Film bergenre thriller fiksi ilmiah asal Amerika ini punya alur cerita yang cukup menarik dan mengambil latar waktu sebelum serta sesudah kejadian di film-film sebelumnya. Jadi, ceritanya dimulai dari kilas balik di tahun 2010, lima tahun sebelum insiden di taman rekreasi Jurassic World yang kita kenal. Saat itu, perusahaan bioteknologi InGen masih aktif bereksperimen.
Mereka punya laboratorium rahasia di sebuah pulau terpencil bernama Ile Saint-Hubert, yang letaknya di Samudra Atlantik. Di lab canggih inilah, InGen berusaha menciptakan dinosaurus-dinosaurus baru, bahkan yang mutasi transgenik! Salah satu eksperimen mereka menghasilkan makhluk yang mengerikan: tyrannosaurus yang punya enam kaki dan cacat, mereka menjulukinya ‘Distortus rex’. Monster hasil rekayasa genetika ini ternyata super berbahaya dan nggak bisa dikendalikan.
Akhirnya, ‘Distortus rex’ berhasil kabur dari penahanannya di laboratorium. Kejadian ini bikin panik luar biasa dan mendatangkan malapetaka di pulau tersebut. Para teknisi dan ilmuwan yang bekerja di sana terpaksa harus meninggalkan pulau itu dengan tergesa-gesa, meninggalkan semua peralatan dan mungkin juga beberapa makhluk hasil eksperimen lainnya. Pulau Ile Saint-Hubert pun jadi tempat yang ditinggalkan dan sangat berbahaya.
Waktu pun berlalu, dan cerita melompat ke tahun 2027, tujuh belas tahun setelah insiden di Ile Saint-Hubert. Kondisi Bumi sudah banyak berubah. Iklim global menjadi tidak ramah untuk menopang populasi dinosaurus yang masih hidup di beberapa wilayah. Suhu ekstrem dan perubahan lingkungan memaksa para dinosaurus ini harus dipindahkan.
Pilihan yang paling memungkinkan adalah mengangkut mereka ke daerah sekitar khatulistiwa. Wilayah ini dipilih karena iklimnya yang masih menyerupai kondisi Bumi pada era Mesozoikum, masa kejayaan dinosaurus jutaan tahun lalu. Namun, memindahkan ribuan dinosaurus ke satu wilayah jelas punya risiko besar. Akhirnya, area khatulistiwa ini ditetapkan sebagai ‘zona larangan bepergian’ atau no-go zone bagi manusia, demi keamanan bersama, meskipun kenyataannya zona ini justru jadi habitat baru yang mengerikan.
Di tengah kondisi dunia yang baru ini, muncul sebuah kebutuhan medis yang mendesak. Martin Krebs, seorang eksekutif penting di perusahaan farmasi besar bernama ParkerGenix, punya misi rahasia. ParkerGenix sedang mencari terobosan untuk mengobati penyakit jantung yang diderita banyak orang. Mereka percaya, kunci penyembuhan itu ada dalam DNA makhluk purba.
Krebs merekrut Zora Bennett untuk menjalankan misi ini. Zora bukanlah orang sembarangan. Dia adalah mantan agen rahasia militer yang punya keahlian dalam operasi berbahaya di wilayah musuh. Keahliannya dalam bertahan hidup dan strategi tempur menjadikannya kandidat paling pas untuk misi nekat ini. ParkerGenix juga menugaskan Dr. Henry Loomis, seorang ahli paleontologi terkemuka, untuk mendampingi Zora dan memberikan pengetahuan ilmiah terkait dinosaurus.
Misi mereka: mengambil sampel biomaterial dari tiga spesimen prasejarah terbesar yang hidup di zona larangan bepergian tersebut. Tiga dinosaurus ini dipercaya menyimpan kunci pengobatan yang akan membawa manfaat ajaib dan menyelamatkan nyawa bagi umat manusia. Bisa dibilang, nasib jutaan orang bergantung pada keberhasilan misi ini.
Zora Bennett pun ditunjuk sebagai pemimpin tim ekspedisi ini. Dia harus memimpin timnya memasuki tempat paling berbahaya di Bumi, wilayah yang penuh dengan makhluk raksasa dan mungkin juga bahaya tak terduga lainnya. Yang tidak mereka ketahui sepenuhnya, dinosaurus mutasi paling berbahaya, si ‘Distortus rex’ dari eksperimen InGen bertahun-tahun lalu, ternyata juga menjadi penghuni di sana. Keberadaannya menambah tingkat kesulitan dan ancaman yang harus dihadapi tim Zora.
Sebelum berangkat ke zona khatulistiwa, Zora pergi ke sebuah bar di Suriname untuk merekrut beberapa anggota tim tambahan yang dia percayai. Di sanalah dia bertemu kembali dengan teman lamanya, Duncan Kincaid. Zora meminta Duncan untuk bergabung dan membantunya memimpin ekspedisi ini, karena Duncan punya pengalaman dan keahlian yang dibutuhkan.
Selain Duncan, Zora juga merekrut beberapa orang lagi untuk melengkapi timnya. Ada LeClerc, seorang pengemudi perahu handal yang tahu seluk-beluk perairan berbahaya. Ada juga Nina, seorang tentara bayaran profesional yang kemampuannya dalam bertarung sangat dibutuhkan. Terakhir, ada Bobby Atwater, yang ditugaskan sebagai kepala keamanan tim. Bersama-sama, mereka membentuk tim kecil namun tangguh, siap menghadapi bahaya yang menunggu.
Perjalanan mereka dimulai dengan menyusuri perairan menuju sekitar pulau Ile Saint-Hubert. Tujuan pertama adalah mengekstraksi sampel dari Mosasaurus, reptil laut raksasa yang mendiami perairan tersebut. Saat tiba di lokasi, mereka menemukan ada sebuah keluarga yang sedang berlayar di sekitar pulau dan kapal mereka diserang oleh Mosasaurus, bahkan sampai tenggelam.
Zora dan timnya dengan cepat melakukan upaya penyelamatan terhadap keluarga yang menjadi korban serangan Mosasaurus tersebut. Setelah berhasil menyelamatkan mereka, Zora melihat peluang. Mosasaurus yang menyerang itu masih berada di bawah air. Dengan keberanian luar biasa, Zora menyelam ke dalam air yang gelap dan berbahaya untuk mencoba mengekstraksi sampel DNA dari Mosasaurus yang tenggelam itu. Dia berhasil mendapatkan sampel yang dibutuhkan.
Namun, bahaya belum berakhir. Saat Zora kembali ke permukaan dan naik ke perahu, tiba-tiba sekelompok Spinosaurus muncul dari air! Dinosaurus buas dengan sirip besar di punggung ini menyerang perahu mereka tanpa ampun. Pertarungan sengit tak terhindarkan. Dalam kekacauan serangan ini, tim Zora kehilangan dua anggotanya: Bobby dan Nina tewas dalam pertempuran melawan Spinosaurus yang ganas itu. Kehilangan ini menjadi pukulan telak bagi tim, namun misi harus tetap berjalan.
Meskipun tim mereka berkurang dan diliputi kesedihan, Zora dan anggota yang tersisa akhirnya berhasil mencapai daratan pulau Ile Saint-Hubert. Ini adalah wilayah utama di zona larangan bepergian yang menjadi target misi mereka. Di pulau ini, mereka masih punya tugas berat lainnya. Mereka harus mengekstraksi dosis DNA kedua dari dinosaurus raksasa yang hidup di darat, yaitu Titanosaurus, dan juga DNA dari telur Quetzalcoatlus, reptil terbang terbesar.
Menemukan dan mendapatkan sampel dari Titanosaurus, dinosaurus darat terbesar, akan menjadi tantangan besar. Mereka harus menjelajahi hutan lebat dan medan yang sulit di pulau itu, sambil menghindari dinosaurus lain yang mungkin berkeliaran. Mengambil DNA dari telur Quetzalcoatlus juga tidak kalah berbahaya. Sarang Quetzalcoatlus biasanya berada di tebing-tebing tinggi atau tempat yang sulit dijangkau, dan induknya pasti akan melindungi telur-telurnya dengan agresif.
Di tengah semua tantangan ini, mereka juga harus waspada terhadap ancaman yang lebih besar: ‘Distortus rex’, tyrannosaurus mutasi berkaki enam yang dilepas di pulau ini bertahun-tahun lalu. Apakah makhluk ini masih hidup? Seberapa kuat dan berbahaya dia sekarang? Apakah dia akan memburu tim Zora?
Akankah Zora dan timnya berhasil menyelesaikan misi mereka dan mendapatkan semua sampel DNA yang dibutuhkan? Siapa saja dari mereka yang akan berhasil bertahan hidup dan kembali dari tempat paling berbahaya di Bumi ini? Pertanyaan-pertanyaan ini akan terjawab di layar lebar, menjanjikan petualangan yang penuh ketegangan dan kejutan.
Jadwal Tayang di Kalimantan¶
Buat kamu yang udah nggak sabar pengen nonton Jurassic World: Rebirth di bioskop, terutama yang tinggal di sekitar Kalimantan, ini dia perkiraan jadwal tayangnya di beberapa kota besar. Jadwal ini dilihat dari situs resmi Cinema XXI dan CGV, mencakup area Balikpapan, Banjarmasin, Palangkaraya, Pontianak, dan Samarinda.
Ingat ya, jadwal bioskop itu bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan bioskop dan antusiasme penonton. Jadi, biar lebih pasti, sebaiknya kamu cek lagi jadwal terupdatenya langsung di aplikasi atau situs resmi bioskop favoritmu sebelum berangkat!
Berikut tabel perkiraan jadwalnya:
| Kota | Bioskop | Tipe Studio | Jam Tayang (WITA) |
|---|---|---|---|
| Balikpapan | CGV Plaza Balikpapan | 2D Audi 6 | 11:00, 13:40, 16:15, 19:00, 21:45 |
| 2D Audi 3 | 11:25, 14:05 | ||
| 2D Velvet 5 | 13:00, 15:45, 18:30, 21:15 | ||
| 2D Audi 4 | 15:20, 18:00, 20:45 | ||
| Balikpapan | Pentacity XXI | Regular 2D | 12:30, 13:30, 15:00, 16:00, 17:30, 18:30, 20:00, 21:00 |
| Balikpapan | E-Walk XXI | Regular 2D | 12:30, 13:30, 15:00, 16:00, 17:30, 18:30, 20:00, 21:00 |
| Banjarmasin | Studio XXI | Regular 2D | 12:30, 13:00, 13:30, 14:30, 15:00, 15:30, 16:00, 17:00, 17:30, 18:00, 18:30, 19:30, 20:00, 20:30, 21:00 |
| Palangkaraya | Palma XXI | Regular 2D | 12:00, 13:00, 14:30, 15:30, 16:00, 17:00, 18:00, 18:30, 19:30, 20:30, 21:00 |
| Pontianak | Ayani XXI | Regular 2D | 12:00, 12:30, 13:30, 14:30, 15:00, 16:00, 17:00, 17:30, 18:30, 19:30, 20:00, 21:00 |
| Samarinda | City Centrum XXI | Regular 2D | 12:30, 13:30, 15:00, 16:00, 17:30, 18:30, 20:00, 21:00 |
Wah, lumayan banyak pilihan jam tayangnya ya! Kamu bisa sesuaikan dengan waktu luangmu. Jangan sampai kelewatan keseruan dan ketegangan yang disajikan oleh Jurassic World: Rebirth ini. Melihat dinosaurus raksasa di layar lebar pasti memberikan sensasi yang berbeda! Apalagi dengan cerita misi berbahaya di wilayah terpencil dan ancaman makhluk mutasi yang mengerikan.
Biar makin kebayang serunya, coba deh intip trailer resminya di YouTube!

(Ganti YOUR_YOUTUBE_VIDEO_ID dengan ID video trailer resmi Jurassic World: Rebirth di YouTube ya!)
Gimana, udah makin nggak sabar kan? Siapkan dirimu untuk kembali ke dunia dinosaurus yang penuh bahaya, di mana manusia harus berhadapan langsung dengan penguasa masa lalu Bumi. Petualangan, thriller, dan sci-fi berpadu jadi satu dalam film ini.
Nah, itu dia sedikit bocoran sinopsis lengkap dengan jadwal tayangnya di beberapa bioskop di Kalimantan. Semoga informasi ini membantu kamu buat merencanakan nonton bareng teman, keluarga, atau pacar. Jangan lupa beli tiketnya jauh-jauh hari biar nggak kehabisan!
Setelah nonton, balik lagi ke sini ya! Ceritain dong pengalamanmu nonton Jurassic World: Rebirth di bioskop. Scene mana yang paling bikin tegang? Dinosaurus mana yang paling mencuri perhatian? Atau mungkin kamu punya teori sendiri soal kelanjutan ceritanya? Yuk, sharing pendapatmu di kolom komentar di bawah! 👇
Posting Komentar