Nyesel Gak Sih? 10 Jurusan Kuliah Ini Paling Bikin Mikir Lagi, Banyak Anak IPS!

Table of Contents

Siapa sih yang nggak pengen dapat jurusan kuliah impian? Semua mahasiswa dan calon mahasiswa pasti berharap bisa menemukan passion mereka di bangku perkuliahan. Sayangnya, realita seringkali tak seindah ekspektasi. Banyak banget lho lulusan perguruan tinggi yang akhirnya menyesali jurusan yang mereka pilih selama bertahun-tahun.

Penyesalan ini bukan cuma karena salah pilih jurusan semata, tapi ada banyak faktor lain yang ikut berperan. Dari mulai prospek kerja yang kurang menjanjikan, gaji yang nggak sesuai harapan, sampai mungkin merasa tidak cocok dengan bidangnya setelah lulus. Intinya, perasaan “nyesel” ini bisa muncul dari berbagai sudut pandang yang berbeda, bikin pusing tujuh keliling!

jurusan kuliah paling disesali

Kenapa Memilih Jurusan Kuliah Itu Penting Banget?

Memilih jurusan kuliah itu ibarat memutuskan masa depanmu, guys. Proses kuliah itu panjang, lho. Rata-rata kamu bakal menghabiskan waktu antara tiga sampai empat tahun di kampus, bahkan bisa lebih kalau kamu ambil program tertentu atau kalau kamu ngaret sedikit. Bayangkan kalau selama bertahun-tahun itu kamu terpaksa belajar sesuatu yang nggak kamu suka atau nggak sesuai minatmu.

Pasti rasanya berat banget kan? Ini bisa bikin kamu stres, kehilangan motivasi, dan parahnya lagi, bisa bikin masa kuliahmu jadi makin panjang. Belum lagi tekanan dari sana-sini, baik dari teman, keluarga, atau bahkan diri sendiri. Oleh karena itu, riset mendalam sebelum memutuskan itu krusial banget.

Sebelum kamu menetapkan pilihan, ada baiknya kamu mencari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang jurusan yang kamu incar. Jangan cuma terpaku pada nama keren jurusannya saja ya. Kamu perlu banget mengulik soal kurikulum yang akan kamu pelajari, lingkungan belajarnya seperti apa, dan yang paling penting, bagaimana prospek kerja dari jurusan tersebut setelah kamu lulus nanti. Ini penting agar kamu punya gambaran yang jelas tentang masa depan yang akan kamu jalani.

Jurusan Kuliah yang Paling Bikin Nyesel Lulusannya

Nah, ngomongin soal prospek kerja dan gaji, ini jadi salah satu faktor utama yang bikin banyak lulusan “mikir lagi” soal pilihan jurusannya. Hasil survei dari ZipRecruiter pada tahun 2023 lalu menunjukkan fakta menarik seputar penyesalan ini. Survei tersebut melibatkan sekitar 1.500 lulusan perguruan tinggi yang sedang aktif mencari pekerjaan.

Rata-rata responden mengaku menyesali jurusan kuliah pilihannya karena merasa faktor gaji yang diterima saat sudah bekerja tidak sesuai dengan ekspektasi. Atau bahkan, lapangan pekerjaan yang tersedia tidak sebanyak yang mereka bayangkan sebelumnya. Ini tentu menjadi dilema besar, mengingat biaya kuliah yang tidak sedikit dan harapan untuk mendapatkan balasan yang sepadan setelah lulus.

Survei ini menyoroti beberapa jurusan yang paling banyak bikin para alumninya nyesel. Jurusan-jurusan seperti Jurnalisme, Sosiologi, Komunikasi, dan Pendidikan menduduki peringkat teratas dalam daftar ini. Bayangkan, sekitar 44 persen dari semua pencari kerja yang punya gelar sarjana, ternyata menyesali pilihan jurusan utama mereka. Angka ini cukup tinggi dan menunjukkan bahwa ada kesenjangan antara harapan dan realita di dunia kerja.

Yang Bikin Senyum dan Yang Bikin Mikir Keras

Tapi, nggak semua jurusan bikin nyesel kok. Survei yang sama juga mengungkapkan jurusan apa saja yang bikin lulusannya paling bahagia dan tidak menyesal sama sekali. Ternyata, lulusan yang paling sumringah dan bilang oke banget sama jurusannya adalah mereka yang mengambil Jurusan Ilmu Komputer dan Informasi, serta mereka yang memilih Jurusan Kriminologi.

Kedua kelompok ini menunjukkan tingkat kepuasan yang luar biasa tinggi. Bayangkan, sekitar 72 persen dari mereka menyatakan akan memilih jurusan yang sama lagi jika mereka punya kesempatan kedua. Ini jelas menunjukkan bahwa jurusan-jurusan ini mampu memberikan kepuasan, baik dari segi pembelajaran, lingkungan, maupun prospek karier yang jelas dan menjanjikan.

Menariknya, jurusan-jurusan lain yang juga cenderung disesali oleh lulusan adalah bidang kuantitatif, seperti Jurusan Teknik, Perawatan Kesehatan, Bisnis, dan Keuangan. Meskipun sering dianggap sebagai jurusan “aman” dengan prospek cerah, ternyata ada juga sebagian lulusan yang merasa kurang puas dengan pilihan mereka. Hal ini mungkin disebabkan oleh persaingan yang ketat, beban kerja yang tinggi, atau ekspektasi gaji yang tidak terpenuhi sepenuhnya.

Jurusan IPS yang Dominan di Daftar Penyesalan

Yang bikin kaget, dari 10 jurusan kuliah yang paling banyak disesali ini, delapan di antaranya mayoritas adalah jurusan dari kelompok Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Ini tentu jadi sorotan, mengingat selama ini jurusan IPS seringkali dianggap memiliki prospek kerja yang lebih luas dan fleksibel. Tapi, data survei justru menunjukkan sebaliknya.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan: apakah memang jurusan IPS kurang menjanjikan dari segi gaji dan karier? Atau, mungkin ada faktor lain yang menyebabkan penyesalan ini muncul? Mari kita bedah satu per satu 10 jurusan yang paling banyak disesali lulusannya, beserta alasan-alasan di baliknya.

1. Jurnalisme (87 Persen)

Wah, Jurnalisme menduduki peringkat teratas dengan angka penyesalan yang sangat tinggi, mencapai 87 persen! Dulu, profesi jurnalis mungkin terdengar keren dan penuh petualangan. Namun, di era digital sekarang, industri media mengalami perubahan besar. Banyak media cetak yang gulung tikar, dan media online seringkali menawarkan gaji yang kurang kompetitif, terutama untuk jurnalis pemula. Selain itu, tuntutan pekerjaan yang tinggi, jam kerja tidak menentu, dan tekanan deadline seringkali jadi pemicu penyesalan.

2. Sosiologi (72 Persen)

Jurusan Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat, interaksi sosial, dan budaya. Meskipun sangat menarik dari segi keilmuan, banyak lulusan merasa sulit untuk menemukan jalur karier yang spesifik setelah lulus. Sosiologi memang memberikan pondasi kuat untuk berpikir kritis dan menganalisis masalah sosial, tapi seringkali mereka perlu mengambil studi lanjut atau kursus tambahan untuk mengarahkan diri ke profesi tertentu. Prospek gaji juga seringkali tidak sefantastis jurusan lain, terutama di awal karier.

3. Seni (72 Persen)

Seni, dalam berbagai bentuknya, selalu dianggap sebagai bidang yang memerlukan bakat dan passion tinggi. Namun, realita di dunia profesional bisa sangat berbeda. Banyak seniman muda yang harus berjuang keras untuk mendapatkan penghasilan yang stabil dari karya seni mereka. Persaingan di industri kreatif sangat ketat, dan seringkali dibutuhkan koneksi atau keberuntungan untuk bisa sukses besar. Ketidakpastian finansial menjadi alasan utama penyesalan bagi mereka yang memilih jurusan ini.

4. Komunikasi (64 Persen)

Mirip dengan Jurnalisme, jurusan Komunikasi juga mengalami penyesalan yang cukup tinggi. Jurusan ini sangat luas, mencakup public relations, periklanan, penyiaran, hingga komunikasi strategis. Meskipun fleksibel, justru fleksibilitas ini kadang bikin lulusannya bingung mau fokus ke mana. Ekspektasi gaji yang tinggi seringkali tidak sesuai dengan realita di lapangan, apalagi untuk posisi entry-level. Banyak juga yang merasa keterampilan yang diajarkan di bangku kuliah kurang relevan dengan tuntutan industri yang terus berubah cepat.

5. Pendidikan (61 Persen)

Profesi guru adalah profesi mulia yang membentuk masa depan bangsa. Namun, sayangnya, banyak lulusan Pendidikan yang merasa menyesal. Alasan utamanya seringkali terkait dengan gaji yang kurang memadai, beban kerja yang berat, dan tantangan dalam menghadapi berbagai jenis siswa dan lingkungan sekolah. Passion yang besar kadang tergerus oleh realitas birokrasi dan kurangnya apresiasi terhadap profesi guru, terutama di awal karier.

6. Manajemen Marketing dan Riset (60 Persen)

Jurusan ini terdengar menjanjikan karena berhubungan langsung dengan bisnis dan penjualan. Namun, penyesalan muncul karena ekspektasi yang terlalu tinggi. Bidang marketing sangat dinamis dan kompetitif. Banyak perusahaan yang mencari talenta dengan pengalaman yang sudah matang atau skill digital yang canggih, yang mungkin belum didapatkan sepenuhnya di bangku kuliah. Selain itu, target penjualan yang ketat dan tekanan untuk selalu inovatif bisa jadi beban tersendiri.

7. Pendamping Medis (56 Persen)

Meskipun terlihat menjanjikan karena berada di sektor kesehatan, jurusan Pendamping Medis juga masuk dalam daftar. Penyesalan mungkin datang dari ekspektasi terhadap peran dan tanggung jawab yang ternyata lebih besar dari yang dibayangkan, atau gaji yang tidak sebanding dengan tingkat stres dan tekanan pekerjaan. Terkadang juga ada kesenjangan antara teori di kampus dengan praktik di lapangan yang lebih kompleks dan menantang.

8. Ilmu Politik dan Pemerintahan (56 Persen)

Jurusan ini cocok bagi mereka yang tertarik dengan isu-isu kenegaraan, kebijakan publik, dan sistem pemerintahan. Namun, lapangan kerja di sektor ini seringkali sangat terbatas dan kompetitif. Untuk bisa masuk ke lembaga pemerintahan atau organisasi non-profit yang mapan, diperlukan jaringan yang kuat atau bahkan pendidikan lanjutan yang lebih tinggi. Gaji di beberapa sektor politik atau pemerintahan juga tidak selalu tinggi, terutama untuk posisi awal.

9. Biologi (52 Persen)

Biologi adalah ilmu dasar yang mempelajari kehidupan. Meskipun fundamental, banyak lulusan Biologi yang merasa kesulitan mencari pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi mereka secara langsung setelah lulus. Seringkali, untuk bisa berkarier di bidang riset, farmasi, atau bioteknologi, diperlukan pendidikan lanjutan seperti S2 atau S3. Prospek yang luas seringkali berarti juga kurang spesifik, membuat lulusan harus beradaptasi ke berbagai bidang lain yang tidak langsung terkait.

10. Sastra Inggris (52 Persen)

Sastra Inggris adalah jurusan yang memperdalam pemahaman tentang bahasa, literatur, dan budaya berbahasa Inggris. Penyesalan bisa muncul karena banyak yang berpikir prospeknya hanya terbatas di bidang pengajaran atau penerjemahan. Meskipun skill bahasa Inggris sangat valuable, lulusan Sastra Inggris kadang merasa perlu mengembangkan skill tambahan (misalnya digital marketing, penulisan konten, atau bahkan coding) agar bisa bersaing di pasar kerja yang lebih luas dengan gaji yang lebih baik.

Tabel Ringkasan Jurusan Paling Disesali

Supaya lebih jelas, ini dia ringkasan 10 jurusan kuliah yang paling banyak disesali lulusannya berdasarkan survei ZipRecruiter:

Peringkat Jurusan Kuliah Persentase Penyesalan
1 Jurnalisme 87%
2 Sosiologi 72%
3 Seni 72%
4 Komunikasi 64%
5 Pendidikan 61%
6 Manajemen Marketing & Riset 60%
7 Pendamping Medis 56%
8 Ilmu Politik & Pemerintahan 56%
9 Biologi 52%
10 Sastra Inggris 52%

Gaji Besar Bukan Hanya Soal Jurusan, tapi Skill!

Melihat daftar di atas, mungkin ada kekhawatiran, “Lalu apakah jurusan IPS yang masuk di daftar ini memang tidak menghasilkan gaji besar?” Jawabannya, tidak selalu begitu. Perusahaan saat ini tidak hanya menilai kesesuaian prodi dengan lowongan yang dibuka, tapi juga banyak faktor lain yang lebih krusial.

Misalnya, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi tentu menjadi nilai plus yang menunjukkan kemampuan akademis dan ketekunanmu. Tapi lebih dari itu, skill atau kemampuan praktis yang kamu miliki, baik itu hard skill seperti kemampuan teknis atau soft skill seperti komunikasi dan kepemimpinan, menjadi penentu utama. Kemampuan berorganisasi, pengalaman magang, dan hasil tes yang kamu ikuti saat melamar kerja juga sangat diperhitungkan oleh recruiter.

Jadi, meskipun kamu berasal dari jurusan yang mungkin kurang populer atau “kurang peminat” menurut persepsi umum, itu bukan akhir dari segalanya. Kalau kamu punya keahlian yang matang, berpikir kritis, selalu terbuka pada hal-hal baru, dan punya inisiatif tinggi, maka semua itu akan menjadi poin plus saat kamu berkarier. Banyak lho lulusan dari jurusan yang “biasa-biasa saja” tapi berhasil menduduki posisi penting dan bergaji fantastis karena skill dan etos kerjanya.

Intinya, jangan sampai daftar ini membuatmu berkecil hati ya. Jadikan ini sebagai informasi berharga untuk pertimbangan matang. Dunia kerja itu dinamis, dan kemampuan untuk terus belajar serta beradaptasi jauh lebih penting daripada sekadar nama jurusanmu. Apa pun jurusan yang kamu pilih, kembangkan dirimu semaksimal mungkin, ambil kursus tambahan, ikuti pelatihan, dan jangan takut mencoba hal baru.

Itulah 10 jurusan kuliah yang paling banyak disesali lulusannya menurut hasil survei ZipRecruiter. Buat kamu calon mahasiswa yang akan kuliah tahun depan, baik itu melalui jalur SNBP 2026, SNBT 2026, atau jalur mandiri kampus negeri maupun swasta, penting banget untuk mempertimbangkan secara matang sebelum mendaftar. Pikirkan baik-baik minatmu, bakatmu, dan tentu saja, prospek masa depan yang ingin kamu bangun.

Gimana nih menurut kalian? Apakah ada jurusan yang kalian impikan masuk dalam daftar penyesalan ini? Atau justru kalian punya pengalaman lain yang berbeda? Yuk, sharing di kolom komentar di bawah!

Posting Komentar