Siap Ujian TKA SD/MI 2025? Ini 10 Soal Latihan + Kunci Jawabannya!

Table of Contents

Ujian TKA SD/MI

Hai adik-adik SD/MI dan para orang tua yang luar biasa! Sudah siap menghadapi Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD/MI 2025? Ujian ini penting banget lho untuk mengukur seberapa jauh kemampuan kalian di bidang akademik, dan hasilnya bisa jadi bekal penting untuk jenjang pendidikan selanjutnya. Kalau tidak ada perubahan jadwal, TKA jenjang SD/MI ini biasanya akan dilaksanakan sekitar bulan Maret-April 2026. Jadi, masih ada waktu buat persiapan matang!

TKA itu sebenarnya apa sih? Jadi, TKA ini adalah tes standar yang dirancang khusus untuk mengukur sejauh mana pencapaian akademik siswa. Hasil dari TKA ini bukan cuma sekadar nilai, tapi bisa digunakan sebagai salah satu syarat atau pertimbangan saat kalian mau melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, misalnya saat mendaftar ke SMP/MTs. Di jenjang SD/MI, TKA ini fokus pada dua mata pelajaran utama yang pasti sudah akrab di telinga kalian: Bahasa Indonesia dan Matematika.

Soal-soal TKA ini punya berbagai bentuk yang menarik, mulai dari soal tunggal yang berdiri sendiri sampai soal grup yang mengacu pada satu stimulus atau teks panjang. Kalian mungkin akan menemukan soal pilihan ganda sederhana yang jawabannya langsung terlihat, sampai pilihan ganda kompleks yang jawabannya bisa lebih dari satu atau memerlukan penalaran lebih dalam. Yang penting, semua materi yang diujikan disusun berdasarkan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Jadi, pastikan kalian sudah paham betul materi-materi yang diajarkan di sekolah ya!

Pentingnya TKA untuk Masa Depan Akademikmu

Mungkin ada yang bertanya, “Kenapa sih harus ada TKA?” Nah, TKA ini punya peran krusial dalam dunia pendidikan kita. Pertama, TKA membantu sekolah dan kementerian untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara nasional. Dengan begitu, kita bisa tahu area mana yang perlu ditingkatkan dalam pengajaran dan mana yang sudah bagus pencapaiannya.

Kedua, hasil TKA seringkali digunakan sebagai salah satu syarat untuk penerimaan siswa baru, terutama di jalur prestasi. Bayangkan, nilai TKA yang bagus bisa jadi tiket emas buat kalian masuk ke sekolah impian! Ini juga jadi motivasi yang sangat baik buat kalian untuk belajar lebih giat, berlatih lebih banyak, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa meraih hasil terbaik.

TKA juga melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah kalian. Soal-soalnya dirancang untuk tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga seberapa baik kalian menerapkan konsep yang sudah dipelajari. Ini adalah keterampilan penting yang akan sangat berguna bukan hanya di ujian, tapi juga di kehidupan sehari-hari dan jenjang pendidikan selanjutnya. Jadi, anggap TKA sebagai kesempatan untuk menunjukkan semua potensi akademik kalian!

Strategi Belajar Efektif untuk TKA

Meskipun ujian TKA itu penting, jangan sampai stres ya! Stres malah bisa menghambat proses belajar dan performa kalian saat ujian. Ada beberapa strategi belajar jitu yang bisa kalian terapkan biar makin siap dan percaya diri menghadapi TKA:

  • Pahami Konsep, Bukan Sekadar Hafal: TKA itu lebih menguji pemahaman konsep daripada sekadar hafalan. Untuk Bahasa Indonesia, pahami cara menganalisis teks, menemukan ide pokok, dan memahami makna kata. Untuk Matematika, kuasai rumus dan prinsip dasarnya, lalu latih bagaimana menerapkannya dalam berbagai jenis soal.
  • Latihan Soal Rutin dan Terstruktur: Ini kunci utama! Sisihkan waktu setiap hari atau setiap minggu untuk berlatih soal-soal TKA. Jangan cuma mengerjakan soal, tapi juga pahami kenapa jawaban yang benar itu benar dan kenapa jawaban lain salah. Kalian bisa mencari bank soal TKA dari tahun-tahun sebelumnya atau buku-buku latihan yang relevan.
  • Identifikasi Kekuatan dan Kelemahan: Setelah berlatih, identifikasi materi mana yang sudah kalian kuasai dan mana yang masih menjadi tantangan. Fokuskan lebih banyak waktu untuk memperbaiki kelemahan kalian, tapi jangan lupakan materi yang sudah dikuasai agar tetap tajam.
  • Minta Bantuan Jika Butuh: Jangan malu untuk bertanya kepada guru, orang tua, atau teman jika ada materi yang sulit dipahami. Belajar kelompok juga bisa jadi cara yang efektif untuk saling berbagi pemahaman dan tips.
  • Jaga Kesehatan Fisik dan Mental: Otak butuh istirahat yang cukup biar bisa bekerja maksimal. Pastikan kalian tidur 7-8 jam setiap malam, makan makanan bergizi, dan luangkan waktu untuk bermain atau beraktivitas fisik. Keseimbangan ini penting banget agar kalian tidak cepat lelah dan tetap semangat belajar. Jangan lupakan pentingnya relaksasi dan mengelola stres.

Kumpulan Contoh Soal Tes Kemampuan Akademik SD/MI dan Jawabannya

Yuk, langsung saja kita coba berlatih dengan 10 contoh soal TKA yang sudah lengkap dengan kunci jawabannya. Soal-soal ini dibagi menjadi dua materi utama: Bahasa Indonesia dan Matematika. Dengan berlatih, kalian akan semakin terbiasa dengan pola soal dan meningkatkan kecepatan serta ketepatan dalam menjawab. Siap? Mari kita mulai!

Contoh Soal TKA Materi Bahasa Indonesia

Materi Bahasa Indonesia dalam TKA fokus pada keterampilan membaca teks, baik teks fiksi (cerita) maupun teks informasi (non-fiksi). Ini menguji seberapa baik kalian memahami isi bacaan, menemukan informasi penting, menyimpulkan makna, dan bahkan mengaitkan pelajaran dari cerita dengan kehidupan sehari-hari. Kemampuan membaca yang kuat adalah fondasi penting untuk semua mata pelajaran lainnya lho!

Teks untuk soal nomor 1 sampai 3:

Di hutan ada sebuah danau tempat semua binatang minum. Suatu pagi, air danau menjadi kotor karena Rino, si badak yang berendam di dalamnya. Binatang-binatang lain jadi tidak bisa minum. Namun, mereka takut menegur Rino karena badannya besar dan bercula.

Mereka diam seribu bahasa. Rino malah merasa bangga karena jadi pusat perhatian. Esoknya, Rino masih berendam. Binatang-binatang makin kehausan. “Aduh, bagaimana ini?” ujar Bani si kelinci. Hewan lain juga mulai gelisah.

Binatang-binatang hutan pun berkumpul dan bermusyawarah. Hari si harimau mengusulkan agar meminta bantuan Ucil si kancil. “Setuju!!” semua binatang berteriak antusias. Ucil menemui Rino. “Selamat siang. Maaf mengganggu tuan. Ada kabar penting,” kata Ucil dengan lembut.

Rino segera bangun. Ia merasa tersanjung dengan ucapan Ucil. “Kabar penting? Cepat bicara!” kata Rino. “Hamba kasihan kepada Tuan. Badan besar berendam di danau kecil. Tidak pantas, Tuan. Oh ya, ada makhluk yang menutup jalan air supaya tidak mengalir. Sayang, makhluk itu tidak kelihatan oleh mata kita, dia makhluk gaib,” lanjut Ucil.

Rino mengerutkan dahinya. “Percayalah, Tuan,” bujuk Ucil. Rino segera berjalan menuju pohon nangka. Ia pun mengawasi pohon itu selama setengah hari. Sementara itu, binatang yang lain bergantian datang untuk minum air danau. Rino selesai mengawasi pohon nangka. Ia kembali menuju danau. Sementara, binatang lainnya sudah meninggalkan danau. Mereka sudah tidak haus lagi.

Soal 1: Siapa yang memiliki usul untuk meminta bantuan hewan yang cerdik?

A. Bani
B. Ucil
C. Rino
D. Hari

Kunci Jawaban: D

Pembahasan: Untuk menjawab soal ini, kalian perlu membaca teks dengan cermat dan mencari kalimat yang menyebutkan siapa yang mengusulkan bantuan. Pada paragraf ketiga, jelas disebutkan, “Hari si harimau mengusulkan agar meminta bantuan Ucil si kancil.” Jadi, jawaban yang benar adalah Hari. Soal ini melatih kemampuan kalian untuk menemukan informasi spesifik yang eksplisit dalam teks.

Soal 2: “Mereka diam seribu bahasa.” Apa arti “diam seribu bahasa” pada teks fabel tersebut?

A. Para binatang di hutan tidak mampu melakukan sesuatu
B. Semua binatang di hutan menahan untuk tidak berkomentar
C. Penghuni hutan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain
D. Binatang-binatang di hutan tidak mengetahui masalah yang terjadi

Kunci Jawaban: B

Pembahasan: Frasa “diam seribu bahasa” adalah sebuah idiom atau ungkapan yang berarti sangat diam, tidak mengatakan apa-apa meskipun ada banyak hal yang ingin diucapkan atau dikomentari. Dalam konteks cerita ini, binatang-binatang itu tidak berani menegur Rino karena takut, sehingga mereka hanya diam, menahan diri untuk tidak berkomentar. Mereka sebenarnya tahu masalahnya, tapi tidak berani bersuara. Ini menguji pemahaman kalian terhadap makna kiasan atau idiom dalam sebuah teks, suatu aspek penting dalam literasi.

Soal 3: Apa contoh peristiwa yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan kejadian yang dialami Ucil pada cerita tersebut?
Tentukan sesuai atau tidak sesuai untuk setiap pernyataan berikut!

  • Tita memberi ide cemerlang yang dapat dilakukan oleh teman-teman di kelas. (Sesuai/tidak sesuai)
  • Jani menghargai kepercayaan yang diberikan teman-teman sekelas kepada dirinya. (Sesuai/tidak sesuai)
  • Nina bertanggung jawab dalam menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya. (Sesuai/tidak sesuai)

Kunci Jawaban: Tidak sesuai, sesuai, sesuai.

Pembahasan: Soal ini menguji kemampuan kalian dalam mengidentifikasi nilai-nilai atau pelajaran moral dari cerita fabel dan mengaitkannya dengan situasi di kehidupan nyata.
* Pernyataan pertama: Ucil memang cerdik, tapi dia tidak memberi ide kepada teman-temannya. Justru Hari yang mengusulkan bantuan Ucil. Ucil hanya menjalankan tugas yang dipercayakan, bukan pencetus ide. Jadi, pernyataan ini “Tidak sesuai”.
* Pernyataan kedua: Jani menghargai kepercayaan. Dalam cerita, Ucil dipercaya oleh binatang lain untuk menyelesaikan masalah. Dia menerima tugas itu dan melaksanakannya dengan cerdik, menunjukkan bahwa dia menghargai kepercayaan yang diberikan kepadanya. Jadi, pernyataan ini “Sesuai”.
* Pernyataan ketiga: Nina bertanggung jawab. Ucil menunjukkan tanggung jawabnya dengan menjalankan tugas yang diberikan kepadanya dengan baik, yaitu membujuk Rino agar tidak berendam lagi di danau. Ini sangat sesuai dengan makna bertanggung jawab. Jadi, pernyataan ini “Sesuai”.

Teks untuk soal nomor 4 dan 5:

Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?

Hewan bisa dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan makanan mereka. Karnivora, hewan pemakan daging. Contoh hewan karnivora adalah singa. Selanjutnya herbivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan. Sapi adalah contoh hewan herbivora. Terakhir, hewan omnivora, yaitu hewan pemakan daging dan tumbuhan, seperti beruang.

Dari kelompok herbivora, ada hewan yang hanya makan daun saja. Mereka disebut folivora. Hewan folivora hanya makan daun untuk hidup. Namun, daun itu susah untuk dicerna, apalagi kalau sudah tua. Kadang-kadang daun juga bisa mengandung zat yang bisa berbahaya.

Agar bisa mencerna daun, tubuh hewan folivora punya cara khusus. Mereka punya usus yang panjang agar makanan bisa diproses lebih lama. Tubuh hewan folivora bekerja lebih lambat, jadi tidak terlalu banyak bergerak. Di dalam perut hewan folivora juga ada bakteri baik yang membantu mencerna daun. Beberapa hewan folivora lebih suka daun muda karena lebih lembut dan mudah dimakan.

Ada beberapa contoh hewan folivora yang hidup di alam. Misalnya, panda yang makan daun bambu. Ada juga koala yang makan daun eukaliptus. Mereka tinggal di hutan dan sangat bergantung pada daun untuk makan. Karena itu, hutan tempat mereka tinggal harus dijaga supaya mereka bisa terus hidup.

Soal 4: Apa saja contoh hewan folivora berdasarkan informasi tersebut? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Sapi
B. Koala
C. Panda

Kunci Jawaban: Pernyataan B dan C

Pembahasan: Soal ini meminta kalian untuk menemukan informasi spesifik tentang contoh hewan folivora dalam teks. Kalian perlu membaca paragraf terakhir dengan seksama. Di sana, dengan jelas disebutkan: “Misalnya, panda yang makan daun bambu. Ada juga koala yang makan daun eukaliptus.” Sapi memang herbivora (pemakan tumbuhan), tapi teks tidak menyebutkan sapi sebagai folivora (pemakan daun saja). Jadi, koala dan panda adalah jawaban yang tepat. Ini melatih kemampuan kalian untuk menyaring informasi penting dari sebuah teks informasi secara akurat.

Soal 5: Apa gagasan utama yang disampaikan pada paragraf ketiga teks tersebut?

A. Jenis daun yang cocok untuk hewan folivora
B. Pembagian hewan berdasarkan makanan mereka
C. Cara khusus tubuh hewan folivora mencerna daun
D. Peranan penting hutan bagi kehidupan hewan folivora

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Gagasan utama adalah inti atau pokok pikiran dari sebuah paragraf. Untuk menemukannya, bacalah paragraf ketiga dengan seksama dan identifikasi apa yang paling banyak dibahas. Paragraf ketiga diawali dengan kalimat, “Agar bisa mencerna daun, tubuh hewan folivora punya cara khusus.” Kalimat-kalimat selanjutnya menjelaskan “cara khusus” tersebut, seperti usus panjang, metabolisme lambat, dan bakteri baik yang membantu pencernaan. Ini berarti gagasan utamanya adalah tentang cara tubuh folivora mencerna daun. Pilihan A, B, dan D dibahas di paragraf lain atau bukan fokus utama paragraf ketiga. Ini menguji kemampuan kalian dalam mengidentifikasi gagasan pokok atau ide utama dari sebuah paragraf.

Contoh Soal TKA Materi Matematika

Materi Matematika dalam TKA SD/MI akan menguji pemahaman kalian terhadap konsep-konsep dasar matematika, kemampuan penalaran, serta bagaimana kalian memecahkan masalah sehari-hari menggunakan hitungan. Soal matematika seringkali hadir dalam bentuk cerita, jadi kuncinya adalah memahami apa yang ditanyakan dan informasi apa yang diberikan, lalu menerapkan operasi matematika yang tepat. Jangan takut dengan angka, kuncinya adalah logika dan ketelitian!

Soal 1: 120% - 3 + 2 x 0,75 + ⅔ =

A. 11/30
B. 49/60
C. 31/30
D. 98/60

Kunci Jawaban: A

Pembahasan: Untuk menyelesaikan soal ini, kita harus mengikuti urutan operasi matematika (sering disebut sebagai PEMDAS atau BODMAS): Parentheses/Brackets, Exponents/Orders, Multiplication and Division (dari kiri ke kanan), Addition and Subtraction (dari kiri ke kanan).

  1. Ubah semua bilangan ke bentuk pecahan atau desimal yang seragam agar lebih mudah dihitung. Mari kita ubah semuanya ke bentuk pecahan untuk konsistensi.
    • 120% = 120/100 = 12/10 = 6/5
    • 0,75 = 75/100 = ¾
  2. Lakukan operasi perkalian terlebih dahulu:
    • 2 x 0,75 = 2 x ¾ = 6/4 = 3/2
  3. Substitusikan hasil perkalian kembali ke persamaan awal:
    • 6/5 - 3 + 3/2 + ⅔
  4. Sekarang, samakan penyebut untuk semua pecahan agar bisa dijumlahkan atau dikurangkan. KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari 5, 1 (karena 3 adalah 3/1), 2, dan 3 adalah 30.
    • 6/5 = (6 * 6) / (5 * 6) = 36/30
    • 3 = 3/1 = (3 * 30) / (1 * 30) = 90/30
    • 3/2 = (3 * 15) / (2 * 15) = 45/30
    • ⅔ = (2 * 10) / (3 * 10) = 20/30
  5. Lakukan penjumlahan dan pengurangan dari kiri ke kanan:
    • 36/30 - 90/30 + 45/30 + 20/30
    • (36 - 90 + 45 + 20) / 30
    • (-54 + 45 + 20) / 30
    • (-9 + 20) / 30
    • 11/30

Jadi, jawaban yang benar adalah A. Soal ini menguji pemahaman kalian tentang operasi hitung campuran yang melibatkan berbagai bentuk bilangan, seperti persen, bilangan bulat, desimal, dan pecahan. Ketelitian dalam mengurutkan operasi adalah kunci!

Soal 2: Menjelang tahun ajaran baru, Toko Buku ABC memberikan diskon 10% untuk semua jenis buku. Diketahui harga buku X adalah ½ dari harga buku Y dan harga buku Z adalah 0,75 kali harga buku Y. Apabila harga buku Y adalah Rp24.000,00, maka harga buku X + Z setelah dikenakan diskon adalah.....

A. Rp18.000,00
B. Rp24.000,00
C. Rp27.000,00
D. Rp30.000,00

Kunci Jawaban: C

Pembahasan: Mari kita pecahkan masalah ini langkah demi langkah agar lebih mudah dipahami:

  1. Hitung harga awal masing-masing buku sebelum diskon:

    • Harga buku Y sudah diketahui: Rp24.000,00
    • Harga buku X adalah ½ dari harga buku Y: Harga buku X = ½ * Rp24.000,00 = Rp12.000,00
    • Harga buku Z adalah 0,75 (atau ¾) kali harga buku Y: Harga buku Z = 0,75 * Rp24.000,00 = Rp18.000,00
  2. Hitung total harga buku X dan Z jika dijumlahkan, sebelum diskon:

    • Total harga gabungan = Harga buku X + Harga buku Z = Rp12.000,00 + Rp18.000,00 = Rp30.000,00
  3. Hitung besar diskon 10% dari total harga gabungan:

    • Besar diskon = 10% * Rp30.000,00 = (10/100) * Rp30.000,00 = Rp3.000,00
  4. Hitung harga akhir setelah diskon diterapkan:

    • Harga setelah diskon = Total harga gabungan - Besar diskon = Rp30.000,00 - Rp3.000,00 = Rp27.000,00

Jadi, harga buku X + Z setelah dikenakan diskon adalah Rp27.000,00. Soal ini menguji kemampuan kalian dalam memahami soal cerita, menghitung persentase, serta melakukan operasi dasar pecahan dan desimal dalam konteks keuangan.

Soal 3: Pak Bondan seorang penjual susu kedelai. Suatu hari, Pak Bondan memproduksi susu kedelai sebanyak 9 wadah yang masing-masing berisi 4 ¾ liter susu kedelai. Seluruh hasil produksi tersebut akan dituangkan ke dalam 47 botol besar dengan isi yang sama banyak dan ke dalam 17 botol kecil dengan isi setiap botolnya adalah setengah botol besar.

Tentukan Benar atau salah untuk setiap pernyataan berikut tentang hasil produksi susu kedelai Pak Bondan!

  • Pada hari itu Pak Bondan memproduksi 42 ¾ liter susu kedelai. (Benar/salah)
  • Setiap botol besar diisi susu kedelai sebanyak 57/74 liter. (Benar/salah)
  • Total susu kedelai yang dikemas dalam botol kecil adalah 969/74 liter. (Benar/salah)

Kunci jawaban: Benar, benar, salah

Pembahasan: Mari kita analisis setiap pernyataan satu per satu dengan perhitungan yang cermat:

  1. Pernyataan 1: Pada hari itu Pak Bondan memproduksi 42 ¾ liter susu kedelai.

    • Total produksi = Jumlah wadah * Isi per wadah
    • Isi per wadah = 4 ¾ liter. Kita ubah dulu pecahan campuran ini menjadi pecahan biasa: 4 ¾ = (4*4 + 3) / 4 = 19/4 liter.
    • Total produksi = 9 wadah * (19/4 liter/wadah) = 171/4 liter.
    • Sekarang, kita ubah kembali 171/4 liter ke bentuk pecahan campuran: 171 dibagi 4 adalah 42 dengan sisa 3. Jadi, 171/4 liter = 42 ¾ liter.
    • Pernyataan ini Benar.
  2. Pernyataan 2: Setiap botol besar diisi susu kedelai sebanyak 57/74 liter.

    • Misalkan isi satu botol besar adalah B liter. Maka, isi satu botol kecil adalah ½ B liter.
    • Total volume susu dalam botol = (Jumlah botol besar * Isi botol besar) + (Jumlah botol kecil * Isi botol kecil)
    • Total volume = (47 * B) + (17 * ½ B)
    • Total volume = 47B + 17/2 B. Untuk menjumlahkannya, samakan penyebut: (94B/2) + (17B/2) = (94 + 17)B / 2 = 111/2 B liter.
    • Kita tahu bahwa total produksi susu kedelai adalah 171/4 liter. Jadi, total volume yang dikemas harus sama dengan total produksi:
    • 111/2 B = 171/4
    • Untuk mencari B, kita bisa kalikan kedua sisi dengan 2/111: B = (171/4) * (2/111)
    • B = (171 * 2) / (4 * 111) = 342 / 444
    • Untuk menyederhanakan pecahan 342/444, kita bisa membagi pembilang dan penyebut dengan faktor persekutuan terbesar. Keduanya bisa dibagi 6: 342 ÷ 6 = 57, dan 444 ÷ 6 = 74.
    • Jadi, B = 57/74 liter.
    • Pernyataan ini Benar.
  3. Pernyataan 3: Total susu kedelai yang dikemas dalam botol kecil adalah 969/74 liter.

    • Isi 1 botol kecil = ½ * B = ½ * (57/74) = 57/148 liter.
    • Total susu dalam botol kecil = Jumlah botol kecil * Isi 1 botol kecil
    • Total susu dalam botol kecil = 17 * (57/148) = (17 * 57) / 148 = 969/148 liter.
    • Pernyataan tersebut menyebutkan 969/74 liter, yang berbeda dengan hasil perhitungan kita (969/148 liter).
    • Pernyataan ini Salah.

Soal ini menguji pemahaman kalian tentang operasi pecahan campuran dan biasa, kemampuan memecahkan masalah kompleks yang melibatkan aljabar sederhana, dan ketelitian dalam perhitungan.

Soal 4: Setiap bulan Ramadan, SD Harapan mengadakan bakti sosial. Mereka membagi sembako yang berisi 3 kg beras, dua bungkus gula pasir dengan berat masing-masing kemasan 5 hg, dan lima bungkus mi instan dengan berat per bungkus 85 g. Seberat berat paket sembako tersebut? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Total berat semua isi paket adalah 4.425 gram
B. Berat mi instan dalam paket tersebut lebih dari 0,5 kilogram
C. Satu kemasan gula pasir lebih berat dibandingkan seluruh mi instan.

Kunci Jawaban: Pernyataan A dan C

Pembahasan: Mari kita ubah semua berat ke dalam satuan gram agar mudah dihitung dan dibandingkan. (Ingat kembali konversi satuan berat: 1 kilogram (kg) = 1000 gram (g), 1 hektogram (hg) = 100 gram (g)).

  1. Hitung berat masing-masing komponen dalam gram:

    • Beras: 3 kg = 3 * 1000 g = 3000 g
    • Gula pasir: Ada dua bungkus, masing-masing 5 hg. Jadi, total gula = 2 * 5 hg = 10 hg. Lalu ubah ke gram: 10 hg = 10 * 100 g = 1000 g
    • Mi instan: Ada lima bungkus, masing-masing 85 g. Jadi, total mi instan = 5 * 85 g = 425 g
  2. Verifikasi Pernyataan A: Total berat semua isi paket adalah 4.425 gram.

    • Total berat = Berat beras + Berat gula + Berat mi instan
    • Total berat = 3000 g + 1000 g + 425 g = 4425 g
    • Pernyataan ini Benar.
  3. Verifikasi Pernyataan B: Berat mi instan dalam paket tersebut lebih dari 0,5 kilogram.

    • Berat mi instan = 425 g
    • Ubah 0,5 kilogram ke gram: 0,5 kg = 0,5 * 1000 g = 500 g
    • Bandingkan: 425 g tidak lebih dari 500 g.
    • Pernyataan ini Salah.
  4. Verifikasi Pernyataan C: Satu kemasan gula pasir lebih berat dibandingkan seluruh mi instan.

    • Berat satu kemasan gula pasir = 5 hg = 5 * 100 g = 500 g
    • Berat seluruh mi instan = 425 g (dari perhitungan sebelumnya)
    • Bandingkan: 500 g lebih besar dari 425 g.
    • Pernyataan ini Benar.

Soal ini menguji kemampuan kalian dalam mengkonversi satuan berat yang berbeda (kg, hg, g) dan melakukan perhitungan dasar (penjumlahan dan perkalian), serta membandingkan nilai dalam berbagai satuan. Ketelitian dalam konversi sangat diperlukan!

Soal 5: SD Harapan baru saja meresmikan ruang perpustakaan untuk siswa. Bu Anita sedang mendata banyak siswa yang berkunjung ke perpustakaan tersebut pada lima hari pertama sejak diresmikan. Diagram berikut menggambarkan data yang diperoleh Bu Anita. Deskripsi apakah yang tepat tentang data pada diagram tersebut? Tentukan benar atau salah untuk setiap pernyataan berikut!

Data Pengunjung Perpustakaan Harian SD Harapan:

Hari Jumlah Pengunjung
Senin 15
Selasa 20
Rabu 20
Kamis 24
Jumat 20
  • Banyak siswa yang mengunjungi perpustakaan pada hari Senin hanya ¾ dari pengunjung pada hari Rabu. (Benar/salah)
  • Total siswa pengunjung perpustakaan mulai dari hari Senin hingga hari Jumat adalah 100. (Benar/salah)
  • Perbedaan banyak pengunjung harian dengan hari sebelumnya tidak lebih dari 5 orang. (Benar/salah)

Kunci Jawaban: Benar, salah, benar

Pembahasan: Mari kita analisis setiap pernyataan menggunakan data pada tabel di atas:

  1. Pernyataan 1: Banyak siswa yang mengunjungi perpustakaan pada hari Senin hanya ¾ dari pengunjung pada hari Rabu.

    • Pengunjung Hari Senin = 15 siswa.
    • Pengunjung Hari Rabu = 20 siswa.
    • Hitung ¾ dari pengunjung Hari Rabu: (¾) * 20 = 15 siswa.
    • Karena 15 siswa (Senin) sama dengan 15 siswa (¾ dari Rabu), maka Pernyataan ini Benar.
  2. Pernyataan 2: Total siswa pengunjung perpustakaan mulai dari hari Senin hingga hari Jumat adalah 100.

    • Hitung total pengunjung dari Senin sampai Jumat:
    • Total = 15 (Senin) + 20 (Selasa) + 20 (Rabu) + 24 (Kamis) + 20 (Jumat)
    • Total = 99 siswa.
    • Karena totalnya 99 siswa, bukan 100 siswa, maka Pernyataan ini Salah.
  3. Pernyataan 3: Perbedaan banyak pengunjung harian dengan hari sebelumnya tidak lebih dari 5 orang.

    • Perbedaan Selasa dengan Senin: |20 - 15| = 5. (Tidak lebih dari 5, OK)
    • Perbedaan Rabu dengan Selasa: |20 - 20| = 0. (Tidak lebih dari 5, OK)
    • Perbedaan Kamis dengan Rabu: |24 - 20| = 4. (Tidak lebih dari 5, OK)
    • Perbedaan Jumat dengan Kamis: |20 - 24| = 4. (Tidak lebih dari 5, OK)
    • Karena semua perbedaan kurang dari atau sama dengan 5, maka Pernyataan ini Benar.

Soal ini menguji kemampuan kalian dalam membaca dan menginterpretasikan data yang disajikan dalam tabel, melakukan perhitungan sederhana, dan membuat perbandingan berdasarkan data tersebut. Kemampuan analisis data sangat penting di sini!

Semoga kumpulan soal latihan TKA SD/MI ini bisa membantu kalian dalam mempersiapkan diri ya! Ingat, kunci utama adalah terus berlatih dan tidak mudah menyerah. Setiap usaha yang kalian lakukan hari ini akan membuahkan hasil di kemudian hari. Jangan lupa untuk tetap semangat dan percaya pada kemampuan diri sendiri!

Punya pertanyaan lebih lanjut atau ingin berbagi tips belajar TKA? Yuk, tulis di kolom komentar di bawah! Kami sangat menantikan interaksi dari kalian. Selamat belajar dan sukses untuk ujian TKA-nya!

Posting Komentar